
Berita Terkini
RSB Jayapura Gelar Promosi Kesehatan di GBI Solafide Polimak
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Dalam promkes tersebut, peserta mendapatkan edukasi seputar pola hidup bersih dan sehat, pencegahan penyakit, serta pentingnya menjaga kesehatan keluarga melalui kebiasaan hidup sehat.
Melalui kegiatan ini, RSB Jayapura berharap masyarakat dapat lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya serta mampu menerapkan informasi kesehatan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Promosi kesehatan menjadi salah satu upaya preventif yang penting untuk menciptakan masyarakat yang sehat, produktif, dan berkualitas.
BAZNAS Provinsi Papua terus berkomitmen menghadirkan layanan dan edukasi kesehatan bagi masyarakat sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan kesejahteraan umat, khususnya di Provinsi Papua.
22/12/2025 | Humas BAZNAS Provinsi Papua
Kick Off ZCD Kampung Zakat Jamur Tiram Koya Timur: Wujud Pemberdayaan Ekonomi dan Kepedulian Sosial BAZNAS Papua
Kick Off Program Zakat Community Development (ZCD) Kampung Zakat Jamur Tiram resmi dilaksanakan oleh BAZNAS Provinsi Papua pada Kamis, 27 November 2025, di Koya Timur. Program ini menjadi langkah strategis dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui optimalisasi potensi lokal, khususnya budidaya jamur tiram.
Kegiatan diawali dengan penyerahan kunci Rumah Layak Huni BAZNAS (RLBH) kepada salah satu penerima manfaat sebagai bentuk nyata kepedulian BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup keluarga dhuafa di wilayah tersebut. Program ZCD diharapkan tidak hanya fokus pada penguatan ekonomi, tetapi juga memberikan dampak sosial yang menyeluruh.
Peresmian program ZCD dan kumbung jamur tiram dilakukan oleh Gubernur Papua yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua, Bapak Imam Juniawal. Kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai instansi terkait, antara lain: Kepala Dinas PUPR Provinsi Papua, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jayapura, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Papua yang diwakili oleh Pembimbing Zakat dan Wakaf, Dinas Ketahanan Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, serta perwakilan TP PKK beserta rombongan. Kehadiran berbagai unsur pemerintah ini menunjukkan dukungan kuat terhadap upaya pemberdayaan masyarakat melalui potensi lokal.
Setelah seremoni pembukaan, acara dilanjutkan dengan peresmian area pembangunan kumbung jamur tiram. Lokasi ini dirancang menjadi pusat produksi sekaligus ruang pelatihan keterampilan dan pemberdayaan masyarakat. Melalui pengembangan usaha jamur tiram, kumbung tersebut diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi baru di Koya Timur serta membuka peluang usaha bagi warga sekitar.
Melalui kegiatan Kick Off ini, BAZNAS Provinsi Papua menegaskan komitmennya untuk menghadirkan solusi berkelanjutan, memperkuat kemandirian umat, dan mendorong tumbuhnya ekonomi masyarakat Papua berbasis potensi lokal.
28/11/2025 | Humas BAZNAS Papua
RSB Jayapura Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Jamaah BKMT di Masjid Baitul Makmur
Alhamdulillah, Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Jayapura kembali hadir memberikan layanan edukasi kesehatan kepada masyarakat dalam kegiatan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) yang dilaksanakan pada Sabtu, 14 November 2025 di Masjid Baitul Makmur.
Kegiatan promosi kesehatan ini mendapatkan antusias tinggi dari masyarakat dengan total 169 peserta, yang terdiri dari jamaah masjid serta warga sekitar. Pada kesempatan tersebut, tim kesehatan RSB Jayapura memberikan penyuluhan mengenai pentingnya menjaga kesehatan keluarga, pola hidup bersih dan sehat (PHBS), pencegahan penyakit, serta cara mengenali tanda awal gangguan kesehatan agar dapat ditangani sedini mungkin.
Melalui kegiatan ini, RSB Jayapura berharap kesadaran masyarakat terhadap kesehatan diri dan keluarga dapat terus meningkat, sehingga terwujud lingkungan yang lebih sehat, kuat, dan berkualitas. BAZNAS Papua berkomitmen untuk terus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui kegiatan yang berkelanjutan.
24/11/2025 | Humas BAZNAS Provinsi Papua
Agenda Pimpinan

Monev dan Rakernis BAZNAS Papua Targetkan Penghimpunan ZIS 9 Miliar di 2025
Jayapura – BAZNAS Provinsi Papua melaksanakan Monitoring Evaluasi (Monev) dan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) sebagai bagian dari upaya evaluasi dan pengendalian kinerja berdasarkan Rencana Kerja Anggaran Tahunan (RKAT) 2024 dan hasil penghimpunan Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2024. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (25/01/25) di Kantor BAZNAS Provinsi Papua.
Hasil dari Monev tersebut menunjukkan pencapaian kinerja yang positif, dengan penyaluran dana zakat mencapai 117?ri total penghimpunan BAZNAS Provinsi Papua tahun 2024. Hal ini mengindikasikan bahwa selain 100?ri penghimpunan tahun 2024 telah disalurkan, sisa dana dari penghimpunan tahun sebelumnya juga turut dialokasikan untuk program-program yang sudah direncanakan.
Selanjutnya, dalam Monev tersebut juga dipaparkan rencana kerja untuk Semester I Tahun 2025, yang menjadi penunjuk arah bagi program kerja BAZNAS Provinsi Papua ke depan. Target penghimpunan dana untuk tahun 2025 sendiri ditetapkan sebesar Rp9 miliar. Target ini dianggap optimis dan diharapkan dapat mencapai hasil yang setara dengan penghimpunan tahun 2024, yang tercatat sebesar Rp 9 miliar.
Dengan target yang tinggi ini, BAZNAS Provinsi Papua berharap seluruh program kerja yang telah disusun dapat terlaksana dengan baik dan sukses, serta memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat Papua. Keberhasilan penghimpunan dan penyaluran zakat yang optimal diharapkan dapat mendukung program-program sosial yang diadakan oleh BAZNAS Provinsi Papua.
"Melalui penghimpunan yang maksimal dan penyaluran yang tepat sasaran, kami berharap dapat terus memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan umat, khususnya di Papua. Kami berkomitmen untuk terus bekerja keras, transparan, dan akuntabel dalam menjalankan tugas kami," kata Ketua BAZNAS Provinsi Papua Ir. H. Merza Edy Nadzari.
Dengan pencapaian dan rencana yang matang, BAZNAS Provinsi Papua optimis bisa mencapai target yang telah ditetapkan dan memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat di tahun 2025.
-----
Tunaikan Zakat di:
papua.baznas.go.id/bayarzakat
25-01-2025 | Humas BAZNAS Provinsi Papua

BAZNAS Papua Gelar Sosialisasi Regulasi Zakat di Balai Bahasa Papua
Jayapura – BAZNAS Provinsi Papua mengadakan sosialisasi terkait regulasi zakat di Balai Bahasa Provinsi Papua pada Kamis (23/01/25). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari audiensi yang dilakukan pada Selasa (21/01/25) lalu.
Sosialisasi ini disambut hangat oleh para peserta, yang menunjukkan antusiasme tinggi dalam setiap sesi tanya jawab. Salah satu poin penting yang disampaikan dalam sosialisasi ini adalah tentang pengelolaan zakat melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ).
Dengan adanya sosialisasi, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman ASN di lingkungan Balai Bahasa Provinsi Papua mengenai regulasi zakat, serta mendorong mereka untuk lebih aktif dalam berzakat dan mendukung pengelolaan zakat yang lebih terstruktur di lingkungan pemerintahan. Selain itu, diskusi yang produktif juga diharapkan dapat mempererat kolaborasi antara BAZNAS dan instansi pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui zakat.
-----
Tunaikan Zakat di:
papua.baznas.go.id/bayarzakat
23-01-2025 | Humas BAZNAS Provinsi Papua

BAZNAS Papua Dorong Pengelolaan ZIS untuk Kesejahteraan Masyarakat di Mimika
Mimika – BAZNAS Provinsi Papua hadir dalam kegiatan sosialisasi pendayagunaan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang digelar oleh BAZNAS Kabupaten Mimika pada Selasa (21/01/25). Dalam kesempatan ini, Ketua BAZNAS Provinsi Papua Ir. H. Merza Edy Nadzari memaparkan materi terkait pengelolaan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) sesuai dengan peraturan perundang-undangan, khususnya mengacu pada Undang-Undang No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat.
BAZNAS Provinsi Papua menekankan pentingnya kolaborasi antara UPZ dengan BAZNAS Mimika, terutama dalam pengelolaan ZIS pada bulan Ramadhan 2025 yang akan datang. Salah satu hal yang ditekankan adalah kewajiban UPZ untuk melaporkan hasil penghimpunan dan memastikan pencatatan yang benar guna meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.
Agend lain yang dilaksanakan yaitu serah terima secara resmi bantuan Rumah Layak Huni BAZNAS bagi 12 mustahik yang telah selesai dibangun. Program RLHB ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemberian akses tempat tinggal yang layak bagi keluarga yang membutuhkan. Penyerahan bantuan ini dilakukan dengan tujuan untuk mendukung kesejahteraan dan meringankan beban ekonomi warga yang kurang mampu.
Selain itu, BAZNAS Provinsi Papua juga meluncurkan program BAZNAS Microfinance Daerah (BMD) yang bertujuan untuk memperkuat ekonomi umat melalui pemberdayaan usaha kecil. Diharapkan program ini dapat membantu usaha kecil mendapatkan modal yang diperlukan, serta mengurangi ketergantungan mereka terhadap rentenir. Pelaksana operasional yang terlibat akan terus dimonitor untuk memastikan bahwa program ini berjalan dengan baik dan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam rangka memperkuat program-program sosial BAZNAS di wilayah Papua, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan umat dan memberdayakan ekonomi masyarakat setempat. Melalui sinergi yang baik antara BAZNAS Provinsi Papua, BAZNAS Kabupaten Mimika dan UPZ, diharapkan pencapaian program ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi umat dan masyarakat.
-----
Tunaikan Zakat di:
papua.baznas.go.id/bayarzakat
21-01-2025 | Humas BAZNAS Provinsi Papua
Artikel Terbaru
Dari Papua untuk Sumatra: BAZNAS Provinsi Papua Ajak Masyarakat Berdonasi untuk Kemanusiaan
BAZNAS Provinsi Papua mengajak seluruh masyarakat untuk menyatukan kepedulian dan solidaritas kemanusiaan melalui gerakan donasi “Dari Papua untuk Sumatra”. Donasi ini ditujukan untuk membantu saudara-saudara kita di wilayah Sumatra yang terdampak bencana alam, seperti banjir bandang dan longsor.
Setiap kebaikan yang disalurkan hari ini menjadi harapan bagi mereka untuk bangkit esok hari. Melalui BAZNAS, donasi yang diberikan akan dikelola secara amanah, transparan, dan tepat sasaran guna meringankan beban para penyintas bencana.
Masyarakat dapat berpartisipasi dengan menyalurkan donasi terbaik melalui link resmi:papua.baznas.go.id/sedekah
Selain itu, donasi juga dapat disalurkan melalui rekening berikut:
BSI: 719.856.5754
Bank Muamalat: 881.001.9791
Bank Mandiri: 15.400.999.222.90
BRI: 03070.100.2902.303
Bank Papua: 1900.111.0000.14
BNI: 131.189.2706
Untuk informasi dan layanan lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi BAZNAS Provinsi Papua melalui WhatsApp di wa.me/62895402467379.
Mari bersama-sama hadirkan kepedulian dan menjadi bagian dari gerakan kebaikan untuk Sumatra. Dari Papua, kita kirimkan doa dan harapan.
22/12/2025 | Humas BAZNAS Provinsi Papua
Sambutan Sambutan Buku Refleksi Satu Dekade BAZNAS Provinsi Papua
SAMBUTAN KETUA BAZNAS REPUBLIK INDONESIA
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Puji syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala, atas rahmat dan karunia-Nya, BAZNAS Provinsi Papua telah menjalani satu dekade perjalanan dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah guna meningkatkan kesejahteraan umat. Perjalanan ini tentu tidaklah mudah, namun dengan komitmen, sinergi, dan semangat pengabdian, BAZNAS Provinsi Papua terus berupaya mengoptimalkan perannya dalam memberdayakan mustahik dan memperkuat kelembagaan zakat di daerah ini.
Indonesia memiliki potensi zakat yang sangat besar, termasuk di Papua, yang kaya akan sumber daya alam dan memiliki masyarakat dengan semangat gotong royong yang tinggi. Namun, realitasnya, tantangan dalam penghimpunan dan pendayagunaan zakat masih sangat kompleks. Salah satu tantangan utama adalah literasi zakat yang masih perlu ditingkatkan, terutama dalam pemahaman masyarakat tentang pentingnya zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi dan sosial. Selain itu, kondisi geografis Papua yang luas dan aksesibilitas yang terbatas menjadi tantangan tersendiri dalam distribusi zakat yang optimal.
Selama satu dekade terakhir, BAZNAS provinsi Papua telah berupaya merancang berbagai program inovatif yang berbasis pada kearifan lokal dan kondisi spesifik wilayah. Melalui pendekatan yang terstruktur dan berbasis data, berbagai inisiatif pemberdayaan telah dilakukan, mulai dari program ekonomi produktif, pendidikan, hingga layanan kesehatan berbasis zakat. Perjalanan ini memberikan banyak pelajaran berharga tentang bagaimana zakat dapat menjadi solusi strategis dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua.
Dalam konteks menyongsong Indonesia Emas 2045, peran BAZNAS provinsi Papua harus semakin diperkuat dengan strategi yang lebih adaptif dan inovatif. Transformasi digital dalam pengelolaan zakat, peningkatan literasi dan edukasi zakat, serta kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi kunci utama untuk menjawab tantangan di masa depan. Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, akademisi, dan sektor swasta menjadi penting dalam memastikan zakat dapat berkontribusi maksimal dalam pembangunan berkelanjutan di Papua.
Kami menyadari bahwa masih banyak ruang untuk perbaikan dan peningkatan dalam pengelolaan zakat, baik dalam aspek penghimpunan, pengelolaan, maupun pendistribusian nya. Oleh karena itu, kami membuka diri terhadap kritik dan saran konstruktif dari berbagai pihak demi menyempurnakan strategi dan kebijakan zakat di Papua.
Akhir kata, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam perjalanan satu dekade BAZNAS provinsi Papua. Semoga buku ini dapat menjadi refleksi sekaligus inspirasi bagi kita semua dalam membangun ekosistem zakat yang lebih baik.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MAKetua BAZNAS RI
SAMBUTAN PJ. GUBERNUR PAPUA PERIODE TAHUN 2022-2024
Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh
Selaku hamba beriman, mari kita panjatkan puji dan syukur kita ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas karunia-Nya kita dapat menyaksikan terbitnya buku, kumpulan tulisan tentang Baznas Provinsi Papua, merupakan hasil dari lomba menulis yang di selenggarakan oleh Baznas Provinsi Papua dengan tema "Refleksi Satu Dekade BAZNAS Provinsi Papua Menghadapi Tantangan Menyongsong Indonesia Emas 2045."
Saya selaku Pj. Gubernur Papua periode 2022-2024, menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada BAZNAS Provinsi Papua yang telah berperan aktif dalam upaya meningkatkan budaya literasi di provinsi Papua khususnya di bidang pengelolaan ZIS. Dengan literasi yang baik, akan mendorong masyarakat mempelajari dan memahami seluk beluk pengelolaan zakat yang di syariatkan dalam agama Islam secara baik dan benar. Dengan hal tersebut, di harapkan masyarakat khususnya umat muslim di Provinsi Papua akan ikut berperan aktif memberikan dukungan untuk perkembangan dan kemajuan Baznas Provinsi Papua, sebagai lembaga resmi yang di bentuk oleh pemerintah yang memiliki fungsi melakukan pengelolaan zakat, infaq dan sedekah di mana salah satu tujuan utamanya adalah menyejahterakan masyarakat dan menanggulangi kemiskinan.
Sebagai lembaga pemerintah yang berfungsi melakukan pengelolaan zakat, infak dan sedekah di Provinsi Papua, BAZNAS Provinsi Papua telah membuktikan perannya dalam membantu masyarakat tidak mampu, bahkan meliputi masyarakat yang tidak beragama Islam. Hal ini sangat menggembirakan, karena Baznas Provinsi Papua dalam pelaksanaan program-programnya telah mewujudkan praktek toleransi antar umat beragama yang sebenar-benarnya sekaligus menghilangkan sikap intoleran antar umat beragama menjadi persaudaran antar umat beragama sebangsa dan setanah air.
Melalui buku ini, diharapkan BAZNAS Provinsi Papua semakin di kenal masyarakat luas, yang berdampak pada semakin besarnya dukungan kepada BAZNAS Provinsi Papua. Untuk itu pemerintah daerah memberikan dukungan kepada BAZNAS Provinsi Papua dan berharap BAZNAS Provinsi papua mengoptimalkan sinergitas dengan Pemerintah Daerah dan selalu konsisten dalam melaksanakan tugas dan fungsi nya untuk membantu masyarakat kurang mampu melalui pengelolaan ZIS yang profesional, efektif dan efisien.
Wassalamu’alikum Warahmatullah WabarakatuhDr.H.M. Ridwan Rumasukun, SE., MM
SAMBUTAN KEPALA KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI PAPUA
"Refleksi Satu Dekade BAZNAS Provinsi Papua Menghadapi Tantangan Menyongsong Indonesia Emas 2045"
Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat dan rahmat-Nya sehingga kita dapat menyaksikan terbitnya buku hasil lomba menulis yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua dengan tema yang sangat relevan dan visioner, yakni "Refleksi Satu Dekade BAZNAS Provinsi Papua Menghadapi Tantangan Menyongsong Indonesia Emas 2045."
Saya menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Provinsi Papua yang telah berperan aktif dalam upaya meningkatkan literasi dan refleksi atas perjalanan satu dekade terakhir dalam pengelolaan zakat di Tanah Papua. Kegiatan lomba menulis ini bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk menuangkan gagasan, refleksi, serta harapan terhadap peran strategis zakat dalam membangun kesejahteraan umat, khususnya di Papua.
Sebagai lembaga yang berperan dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan bahwa dana umat dapat disalurkan secara tepat guna dan berdaya guna. Dalam satu dekade terakhir, kita telah menyaksikan berbagai pencapaian yang telah diraih oleh BAZNAS Provinsi Papua, mulai dari program pemberdayaan ekonomi, bantuan sosial, hingga kontribusi dalam pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan. Bahkan, yang juga membanggakan, BAZNAS Provinsi Papua berhasil meraih berbagai penghargaan Nasional atas prestasi-prestasi kerja yang telah ditorehkan. Sebagaimana diketahui saat ini, Provinsi Papua telah mengalami pemekaran menjadi empat provinsi, yakni Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan. Pemekaran ini membawa tantangan baru bagi BAZNAS, terutama dalam memastikan bahwa pengelolaan zakat tetap berjalan efektif di setiap wilayah. Perlu adanya koordinasi yang lebih intensif, penguatan kelembagaan, serta inovasi dalam distribusi zakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat di seluruh wilayah baru hasil pemekaran. Keberlanjutan program yang telah dirintis juga harus menjadi perhatian agar tidak terjadi kesenjangan dalam pelayanan sosial dan pemberdayaan umat.
Selain itu, Kementerian Agama memiliki peran dalam bersinergi dengan BAZNAS guna memelihara dan meningkatkan kerukunan umat beragama serta memperkuat moderasi beragama. Pengelolaan zakat yang baik bukan hanya berdampak pada kesejahteraan ekonomi umat, tetapi juga berkontribusi dalam memperkuat solidaritas sosial, toleransi, dan keharmonisan antarumat beragama. Dengan sinergi yang kuat antara Kementerian Agama dan BAZNAS, kita dapat memastikan bahwa zakat, infak, dan sedekah menjadi instrumen penting dalam membangun kehidupan beragama yang damai dan harmonis di Tanah Papua.
Selain perannya dalam pengelolaan zakat, BAZNAS juga dapat berkontribusi dalam program sertifikasi halal yang dikelola oleh Kementerian Agama. Sertifikasi halal merupakan bagian penting dalam memastikan bahwa produk yang dikonsumsi masyarakat memenuhi standar kehalalan sesuai dengan syariat Islam. Sinergi antara BAZNAS dan Lembaga Penjamin Halal dapat membantu pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) untuk memperoleh sertifikasi halal melalui program pendampingan dan pembiayaan. Dengan demikian, tidak hanya meningkatkan kepercayaan konsumen Muslim, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi para pelaku usaha lokal di Papua. Dalam upaya memperluas manfaat zakat bagi masyarakat, sinergi antara BAZNAS dan pemerintah daerah juga menjadi faktor kunci.
Pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam mendukung pengelolaan zakat yang lebih optimal, baik melalui regulasi, alokasi anggaran, maupun fasilitasi program-program pemberdayaan berbasis zakat. Kolaborasi antara BAZNAS dan pemerintah daerah dapat memperkuat upaya pengentasan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memastikan bahwa program zakat selaras dengan kebijakan pembangunan daerah. Dengan dukungan yang kuat dari pemerintah daerah, diharapkan distribusi zakat dapat lebih merata dan mampu menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Saya juga berharap agar sinergi antara BAZNAS dan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Provinsi Papua dapat semakin diperkuat. Wakaf, seperti halnya zakat, memiliki potensi besar dalam pembangunan ekonomi umat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi antara BAZNAS dan BWI dapat menghasilkan program-program strategis berbasis wakaf produktif, yang tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga membangun ketahanan ekonomi umat dalam jangka panjang. Dengan mengoptimalkan potensi zakat dan wakaf secara bersamaan, kita dapat menciptakan ekosistem ekonomi keumatan yang lebih kuat dan berkelanjutan. Sinergi dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), Lembaga Amil Zakat (LAZ), masjid- masjid, serta lembaga pendidikan juga perlu diperkuat. UPZ dan LAZ sebagai mitra BAZNAS memiliki peran penting dalam memperluas jangkauan pengumpulan dan pendistribusian zakat. Masjid-masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan juga dapat menjadi tempat edukasi dan penguatan literasi zakat bagi masyarakat. Sementara itu, lembaga pendidikan memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai zakat kepada generasi muda, sehingga kesadaran akan pentingnya zakat dan infak dapat tumbuh sejak dini. Dengan sinergi yang erat antara BAZNAS dan berbagai lembaga tersebut, pengelolaan zakat dapat semakin optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas.
Sebagai penutup, saya menghimbau agar BAZNAS terus bersinergi dengan seluruh stakeholder, termasuk pemerintah, dunia usaha, akademisi, organisasi keagamaan, dan masyarakat luas. Kolaborasi yang erat dengan berbagai pihak akan mempercepat pencapaian tujuan zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat dan kesejahteraan sosial. Semoga upaya ini semakin memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga yang amanah, profesional, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Papua.
Saya berharap bahwa kegiatan penulisan buku sebagai upaya literasi seperti ini dapat terus dijaga dan ditingkatkan penyelenggaraannya di masa mendatang. Literasi yang baik, terutama dalam bidang zakat dan pemberdayaan umat, akan memberikan dampak positif bagi peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya zakat sebagai instrumen pembangunan sosial dan ekonomi. Buku ini menjadi salah satu contoh nyata bagaimana gagasan dan refleksi dapat dituangkan secara sistematis untuk memperkaya wawasan dan pemahaman bersama. Oleh karena itu, saya mendorong agar kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin yang terus dikembangkan di Papua.
Namun demikian, tantangan ke depan tentu tidaklah ringan. Dalam perjalanan menuju Indonesia Emas 2045, kita dihadapkan pada berbagai dinamika global dan nasional, termasuk perkembangan teknologi, perubahan sosial, serta kebutuhan akan inovasi dalam pengelolaan zakat agar semakin efektif dan transparan. Oleh karena itu, refleksi dan gagasan yang tertuang dalam buku ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan peran zakat dalam pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Saya juga mengucapkan selamat kepada para peserta yang telah berpartisipasi dalam lomba ini.
Karya karya yang terkumpul menjadi bukti bahwa kesadaran akan pentingnya zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat semakin meningkat. Harapan saya, melalui buku ini, semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama semakin tumbuh di tengah masyarakat Papua.
Akhir kata, saya mengucapkan selamat atas terbitnya buku ini. Semoga buku ini bermanfaat bagi para pembaca dan menjadi sumbangsih nyata dalam perjalanan BAZNAS Provinsi Papua menuju masa depan yang lebih gemilang. Mari kita terus bersinergi dalam membangun Papua yang lebih sejahtera dan berkeadilan melalui optimalisasi pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan umat.
Terima kasih.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Shalom, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan.
Pdt. Klemens TaranKepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua
22/12/2025 | Humas BAZNAS Provinsi Papua
Layanan Ambulans Gratis BAZNAS Provinsi Papua, Hadir untuk Kemanusiaan Tanpa Batas
BAZNAS Provinsi Papua terus berkomitmen menghadirkan layanan kemanusiaan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui Program Layanan Ambulans Gratis. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian BAZNAS dalam membantu masyarakat yang membutuhkan layanan transportasi kesehatan, tanpa memandang latar belakang sosial, ekonomi, maupun golongan.
Setiap perjalanan ambulans diharapkan tidak hanya menjadi sarana bantuan medis, tetapi juga menjadi jalan kebaikan dan amal jariyah bagi seluruh pihak yang terlibat. Kehadiran layanan ini merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS Provinsi Papua untuk selalu dekat dengan masyarakat dan hadir di saat-saat genting.
BAZNAS Provinsi Papua mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendukung keberlangsungan program ini melalui infak dan sedekah terbaik. Dukungan dari para dermawan sangat berarti agar layanan ambulans gratis ini dapat terus beroperasi dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di Papua.
Donasi dapat disalurkan melalui:s.id/ambulancepapua
Atau melalui rekening resmi BAZNAS Provinsi Papua:
BSI: 719.856.5754
Bank Muamalat: 881.001.9791
Bank Mandiri: 15.400.999.222.90
BRI: 03070.100.2902.303
Bank Papua: 1900.111.0000.14
BNI: 131.189.2706
Setelah melakukan donasi, masyarakat diimbau untuk mengirimkan bukti transaksi ke layanan BAZNAS Provinsi Papua melalui WhatsApp:
wa.me/6282210297118
wa.me/62895402467379
Mari bersama-sama menebar kebaikan dan menjadi bagian dari hadirnya layanan kemanusiaan yang membawa harapan bagi sesama.
22/12/2025 | Humas BAZNAS Provinsi Papua
BAZNAS TV
Bantuan Sanitasi Jamban Sehat di Kampung Skanto
Penulis: Humas BAZNAS Provinsi Papua
Kaleidoskop BAZNAS Provinsi Papua Tahun 2024
Penulis: Humas BAZNAS Provinsi Papua





