Artikel Terbaru
Bangkit dari Keterpurukan: Kisah Ibu Kartiningsih Bersama BAZNAS Provinsi Papua
Pandemi telah meninggalkan luka mendalam bagi banyak pelaku usaha kecil, tak terkecuali bagi Ibu Kartiningsih dan suaminya, Bapak Masturi, warga Abe, Papua. Sebelum pandemi, mereka berjualan sandal untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Namun, ketika pandemi melanda, usahanya terhenti total.
Tak ingin menyerah pada keadaan, Ibu Kartiningsih mencoba peruntungan baru dengan berjualan es jeruk. Meski semangatnya tinggi, keterbatasan modal membuat langkahnya terhenti di tengah jalan. Penghasilan yang minim membuat mereka harus berjuang keras demi menyekolahkan anak-anaknya.
Hingga akhirnya, BAZNAS Provinsi Papua hadir membawa harapan baru melalui program BAZNAS Microfinance (BMFi). Program ini memberikan bantuan modal usaha kepada mustahik agar mampu bangkit dan mandiri secara ekonomi. Dengan modal tersebut, Ibu Kartiningsih memulai usaha berjualan cilok goreng, dibantu oleh suaminya.
Kini, usahanya semakin berkembang. Ia mampu memenuhi kebutuhan keluarga dan tetap konsisten menyekolahkan anak-anaknya. Tak berhenti di situ, BAZNAS Provinsi Papua juga memberikan branding stiker pada gerobak jualan miliknya, agar tampilan usahanya lebih menarik serta menjadi media promosi yang mencerminkan semangat kemandirian dan keberkahan.
> “Alhamdulillah, saya sangat bahagia. Dulu saya hampir menyerah, tapi berkat bantuan BAZNAS, saya bisa bangkit dan memberi harapan baru bagi keluarga saya,” ungkap Ibu Kartiningsih dengan haru.
Kisah Ibu Kartiningsih menjadi bukti nyata bahwa zakat bukan sekadar bantuan, melainkan sumber kekuatan dan harapan bagi mereka yang ingin bangkit dari keterpurukan. Melalui zakat, sedekah, dan infak yang disalurkan masyarakat, semakin banyak keluarga seperti Ibu Kartiningsih yang dapat mandiri dan sejahtera.
ARTIKEL23/10/2025 | Humas BAZNAS Provinsi Papua
Kisah Inspiratif Abdurrahman: Dari Rumah Sederhana Kini Punya Dua Usaha Berkat Zmart
Bapak Abdurrahman, salah satu mitra Zmart BAZNAS Provinsi Papua, dulunya kesulitan memulai usaha karena terkendala modal dan tempat yang layak. Demi bertahan hidup, rumah keluarga pun dijadikan kios sederhana.
Titik balik datang saat beliau menerima bantuan dari program Zmart. Dengan dukungan zakat dan semangat yang kuat, usahanya mulai berkembang. Kini, Bapak Abdurrahman telah memiliki dua tempat usaha bahkan membuka warung untuk istrinya.
"Berkat Zmart, saya bisa menghidupi keluarga dan menyekolahkan anak-anak saya. Terima kasih kepada BAZNAS Papua dan masyarakat yang menunaikan zakat," ungkap beliau penuh syukur.
Kisah ini menjadi bukti nyata bahwa zakat yang ditunaikan dengan ikhlas mampu memberdayakan mustahik hingga mandiri dan berdaya.
???? Mari tunaikan zakatmu melalui:
???? papua.baznas.go.id/bayarzakat
Atau transfer ke rekening:
BSI: 709.511.5831
Muamalat: 881.002.0854
Mandiri: 154.00.9992.2555
Konfirmasi transaksi: ???? wa.me/6282190766869
ARTIKEL20/10/2025 | Humas BAZNAS Provinsi Papua

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
