WhatsApp Icon
Sedekah Jumat di Bulan Ramadan 1447 H: Lipat Gandakan Pahala Bersama BAZNAS Provinsi Papua

Ramadan Bulan Pahala, Jumat Hari Istimewa

Ramadan adalah bulan penuh keberkahan dan ampunan. Di dalamnya, setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT. Lebih istimewa lagi, hari Jumat merupakan hari terbaik di antara hari-hari lainnya.

Ketika sedekah ditunaikan pada Jumat di bulan Ramadan, insyaAllah pahala kebaikan akan Allah lipatgandakan. Inilah momen istimewa untuk memperbanyak amal, menanam kebaikan, dan menghadirkan manfaat bagi sesama.

Mari manfaatkan kesempatan ini dengan menunaikan sedekah terbaik Anda melalui BAZNAS Provinsi Papua.

Sedekah Online:
papua.baznas.go.id/sedekah

Transfer Rekening Resmi:
BSI : 719.856.5754
Bank Muamalat : 881.001.9791
Bank Mandiri : 15.400.999.222.90
BRI : 03070.100.2902.303
Bank Papua : 1900.111.0000.14
BNI : 131.189.2706

Setelah transfer, kirimkan bukti transaksi ke:
Layanan BAZNAS Provinsi Papua
wa.me/6282210297118
wa.me/62895402467379

 

Semoga setiap kebaikan yang kita tanam menjadi cahaya dalam kehidupan, keberkahan dalam rezeki, dan penolong di akhirat kelak. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

28/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Provinsi Papua
Tunaikan Fidyah Ramadhan 1447 H Bersama BAZNAS Provinsi Papua

Tunaikan Fidyah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan

Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Namun, bagi sebagian saudara kita yang memiliki uzur syar’i — seperti sakit menahun, lanjut usia, ibu hamil atau menyusui dengan kondisi tertentu — sehingga tidak mampu menjalankan puasa Ramadhan, Allah SWT memberikan keringanan berupa kewajiban membayar fidyah.

Fidyah menjadi jalan untuk tetap menunaikan kewajiban dan menjaga kesempurnaan ibadah di bulan suci.

Melalui BAZNAS Provinsi Papua, fidyah yang Anda titipkan akan disalurkan kepada para mustahik yang berhak menerima, secara amanah, profesional, dan tepat sasaran di wilayah Papua dan sekitarnya.

Mari tunaikan fidyah dengan mudah dan aman melalui:

Link Online:
s.id/fidyahpapua

Transfer Rekening Resmi:
BSI : 719.856.5754
Bank Muamalat : 881.001.9791
Bank Mandiri : 15.400.999.222.90
BRI : 03070.100.2902.303
BNI : 131.189.2706

Setelah transfer, mohon kirimkan bukti transaksi ke:
Layanan BAZNAS Provinsi Papua
wa.me/6282210297118

 

Jangan tunda kewajiban. Sempurnakan Ramadhan Anda dengan menunaikan fidyah hari ini. Semoga setiap rupiah yang ditunaikan menjadi keberkahan dan pahala yang berlipat ganda.

28/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Provinsi Papua
TINTA EMAS BAZNAS DALAM KEBANGKITAN ZAKAT DI BUMI CENDRAWASIH

Sejarah panjang Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dalam mengelola zakat hanyalah berisi tinta emas perjuangan. Sejak berdiri tahun 2001, betapa banyak dan bermakna implementasi dari ajaran Islam yang strategis dan fundamental ini. Berada di negeri yang mayoritas Islam dan punya ribuan gugus pulau, BAZNAS menyadari betul bahwa inilah medan perjuangan yang besar. Sebagai pelanjut tongkat estafet dari apa yang diwajibkan Rasulullah Saw. pada tahun 2 Hijriah di Madinah, maka BAZNAS terus berkembang dan berinovasi memberikan buah karya terbaik bagi umat dan masyarakat.

 

Agar segala program yang dirancang berjalan optimal, maka dibentuklah BAZNAS provinsi sebagai tiang-tiang penyangga yang kokoh dan padu. Di bagian timur Indonesia, BAZNAS Provinsi Papua tak mau ketinggalan membangun sinergi dan menyalakan api semangat peradaban Islam. Di tangan lembaga yang diketuai Ir. H. Merza Edy Nadzari ini, pengelolaan zakat, infak dan sedekah (ZIS) bermetamorfosis layaknya kupu-kupu dengan warna yang elok di Bumi Cendrawasih yang multikultural.

 

Semenjak mendapatkan rekomendasi dari BAZNAS RI pada tanggal 06 Oktober 2015, dan diiringi Surat Keputusan Gubernur Papua pada tanggal 18 November 2015, BAZNAS Provinsi Papua sejatinya adalah lokomotif perubahan dengan grafik penghimpunan dana ZIS dari tahun ke tahun yang mengalami peningkatan. Dikutip dari Jurnal Asy Syarikah (Volume 5, No. 1, 2023), maka perolehan dana ZIS tahun 2016 berkisar 400 juta, tahun 2017 berkisar 600 juta, pada tahun 2018 berkisar 2 miliar, dan tahun 2020 meningkat menjadi 3,8 miliar sesuai penuturan Muh. Rum. Rumadan yang bertindak sebagai  fundraiser di lembaga yang beralamat di Jalan Argapura Bawah Kota Jayapura ini.

 

Catatan di atas tentu saja capaian luar biasa. Ibarat bola saju, geliat zakat di Provinsi Papua terus menggelinding dan membesar. Dengan sebaran geografis yang terdiri dari satu kota dan delapan kabupaten, BAZNAS Provinsi Papua leluasa membuat terobosan di era digital yang sejatinya serba pengetahuan dan kemudahan.

 

ZAKAT DI ERA DIGITAL

 

Majunya era digital berbanding lurus dengan majunya sistem informasi di tubuh BAZNAS. Bahkan sejak tahun 2018 menempatkan teknologi sebagai tulang pungugng demi menjawab tantangan zaman yang terus berubah dalam menjewahtahkan Undang-undang (UU) Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Penguatan lembaga dan pembangunan SDM adalah keniscayaan. Mencakup kecakapan teknologi informasi, pengetahuan seputar ZIS, penguasaan geografis, kecakapan membangun relasi, dan lain sebagainya adalah poin penting dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi Amil BAZNAS. Tentu saja dalam berbagai upaya tersebut, BAZNAS Provinsi Papua dengan tangan terbuka ambil bagian dalam literasi zakat, edukasi, dan membangun kepercayaan umat dan masyarakat. Di bidang teknologi informasi, BAZNAS Provinsi Papua menghiasi dirinya dengan berbagai platform digital seperti website, alamat media sosial yang meliputi Facebook, Youtube, Tiktok, Instagram, serta platform donasi online yang memudahkan para muzakki menyalurkan zakat, infak dan sedekah kepada para mustahik.


Berdasarkan platform donasi online yang beralamat di https://donasi.online/baznaspapua, maka kita bisa melihat penjelasan yang gamblang. Setidaknya di sana kita bisa melihat berapa jumlah program, berapa dana terkumpul, dan berapa jumlah donator atau muzakki yang terlibat dalam program pemberdayaan masyarakat yang bisa dilakukan melalui dompet digital, transfer bank, QRIS, virtual account bank dan kartu kredit.

 

Adanya layanan ZIS seperti ini adalah anugerah besar bagi masyarakat. Selain mendapat kemudahan penyaluran ZIS, masyarakat juga bisa menikmati transparansi BAZNAS Provinsi Papua yang tak lelah dalam mengemban amanah.

 

PAPUA YANG BERDAYA

 

Selama satu dekade perjuangan menorehkan tinta emas (2015-2025), BAZNAS Provinsi Papua telah banyak berbuat untuk umat dan masyarakat. Manfaat dari pengelolaan zakat tidak saja dirasakan oleh umat Islam saja, melainkan umat agama lain dalam bingkai simpati, empati, kasih sayang dan solidaritas dalam balutan Bhineka Tunggal Ika.

 

Program-program brilian yang dilakukan BAZNAS Provinsi Papua sejatinya adalah program yang membuat Papua berdaya. Sinergi dan kolaborasi adalah akar perjuangan yang selalu ikut kemana kapal berlayar. Segala rintangan dilalui dengan bijak, sebab itu adalah bagian jalan jihad dengan wangi semerbak layaknya kasturi.

 

Secara garis besar, pengelolaan ZIS di BAZNAS Provinsi Papua terbagi atas lima pilar cahaya perjuangan. Ada namanya Papua Cerdas yang bergerak di bidang pendidikan, Papua Sehat yang bergerak di bidang kesehatan, Papua Makmur yang bergerak di bidang ekonomi, Papua Taqwa yang bergerak di bidang keagamaan, serta Papua Peduli yang bergerak di bidang kemanusiaan.

Lima pilar cahaya perjuangan ini saling sambung menyambung dari kampung ke kampung. Ibarat sebuah hamparan kebun luas, maka BAZNAS Provinsi Papua tak ubahnya menyemai benih, lalu benih itu perlahan tumbuh menjelma tanaman subur penuh warna menyejukkan mata.

 

Papua Cerdas adalah langkah cerdas menyiapkan generasi masa depan yang mumpuni. Ini bisa dilihat dari penyaluran beasiswa atau biaya pendidikan mulai dari tingkat SD, SMP, SMA maupun perguruan tinggi pada tiap semester dan dirasakan manfaatnya oleh ratusan penerima yang terdiri dari pelajar dan mahasiswa. Selain itu, ada Beasiswa Satu Masjid Satu Sarjana. Ini ibarat menyiapkan amunisi ampuh yang siap mengisi posisi-posisi penting nantinya, dan memberikan sumbangsih besar demi kemajuan Provinsi Papua.

 

Papua Sehat ibarat merah darah yang mengalir deras menghidupkan sendri-sendi untuk bisa berdiri dan berlari kokoh. Berdirinya klinik rumah sehat dan pencegahan stunting, memiliki pergerakan begitu massif menjangkau kampungkampung pelosok. Di Distrik Ebungfauw, Kampung Tamarsari, serta di Skouw Mosso contohnya. Betapa manfaat pencegahan stunting begitu berkesan bagi penduduk setempat, baik itu bagi anak maupun ibu hamil dalam tagar perjuangan #Torangbisacegahstunting.

 

Di Kabupaten Jayapura, Keerom, dan Skanto, pembangunan sanitasi jamban sehat sangat berarti. Program ini tak lain bertujuan mewujudkan masyarakat sehat yang jauh dati stunting, serta menghentikan kebiasaan buang air besar sembarangan.

Papua Makmur hadir untuk membuat denyut ekonomi umat menjadi lebih bergairah dan perlahan mengentaskan kemiskinan. Beberapa program brilian yaitu Zmart yang berupa bantuan modal usaha kepada mustahik yang memiliki kemampuan di bidang ritel. Sebagai catatan, tahun 2023 BAZNAS Provinsi Papua telah menyalurkan 78 Zmart dan terus didampingi termasuk mengenalkan opsi pembayaran non tunai hingga membuat usaha mitta semakin tumbuh, dan berkembang. Selain Zmart, ada juga BMM (BAZNAS Microfinance Masjid) yang bertujuan meningkatkan ekonomi keumatan, dan mensyiarkan gerakan cinta zakat di tengahtengah umat.

 

Papua Taqwa adalah progam dakwah yang begitu krusial di tengah derasnya badai akhir zaman, dan banyaknya aksi pemurtadan. Di sini BAZNAS Provinsi Papua hadir untuk merangkul para mualaf, serta mencetak para dai yang pada intinya bertujuan untuk meningkatkan ketakwaan masyarakat, dan berpegang teguh pada ajaran Islam.

 

Pilar cahaya terakhir adalah Papua Peduli yang bergerak di bidang kemanusiaan. Penyaluran ZIS para muzakki yang dikonversi ke berbagai progam positif, boleh dikatakan sebagai Thawaf Papua dengan berkeliling memancarkan semangat zakat baik untuk umat muslim maupun nonmuslim. Beberapa program brilian antara lain Kampung Tanggap Bencana di Kampung Sabron Sari, Khitan Massal, Donor Darah, Program Renovasi Rumah tak Layak Huni, serta Progam Desember Berbagi kepada Orang Asli Papua (OAP) yang berupa sembako dan uang tunai.

 

Khusus Program Desember Berbagi, maka terselip makna bahwa zakat menembus batas latar belakang dan agama. Zakat menebarkan kedamaian dan aroma wangi kebhinekaan di Bumi Cendrawasih. Pada tahun 2024 lalu, sedikitnya bantuan sebanyak 300 paket dilaksanakan di tiga titik, yaitu aula BBPPKS Jayapura, di Gereja Immanuel Koya Tengah, dan di kantor BAZNAS Argapura, Jayapura.

PENGHARGAAN DAN MASA DEPAN CERAH

 

Selama satu dekade mengelola ZIS, BAZNAS Provinsi Papua terus menancapkan panji kejayaan. Memupuk asa di Bumi cendrawasih sembari terus melakukan upaya terobosan terbaru, adalah keniscayaan dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

 

Di tengah kebhinekaan, kita semua tentu berharap, bahwa melalui lokomotif BAZNAS Provinsi Papua, zakat akan dijadikan gaya hidup, membangun etos kerja, menimbulkan simpati, empati, kasih sayang, dan solidaritas antar sesama.

 

Barangkali pada momentum satu dekade inilah, kita akan melihat kebangkitan syiar Islam di Tanah Papua. Tidak saja dari segi pengeloaan dan pendayagunaan zakatnya, namun di setiap tarian hidup yang lain, Islam hadir dan menjadi penyejuk serta dan pedoman dalam setiap tindakan dan ucapan.

 

Adanya kolaborasi, sinergi, dan supervsi yang bertahap, diharapkan ke depannya BAZNAS Provinsi Papua semakin menjadi lembaga yang membumi, dan memberi warna tersendiri bagi segenap masyarakat Papua.

 

Tahun 2024 telah menorehkan tinta emas atau catatan penting. Dari target zakat yang awalnya hanya 7,1 miliar, namun siapa yang menyangka angka penghimpunan ternyata mencapai 8,3 miliar yang mengantarkan BAZNAS Provinsi Papua mendapatkan berbagai penghargaan.

 

Sepanjang tahun 2024 lalu, tercatat penghargaan yang berhasil diraih BAZNAS Provinsi Papua yaitu, Juara 1 Kompetisi Lembaga Ziswaf Unggulan dalam Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia di Kendari, menjadi finalis Champion of Champion Indonesia Syariah Economic Festival di Jakarta, Fundraising Kemanusiaan BAZNAS Terbaik dalam Indonesia Fundraising Award di Jakarta, serta mencatatkan nama fundraiser BAZNAS Provinsi Papua, Muh. Rum Rumadan sebagai Fundraiser Terbaik pada ajang tersebut.

 

Pena masihlah tajam, tinta belumlah habis, dan kertas perjuangan masih banyak terhampar untuk diisi catatan manis geliat ZIS di Indonesia Timur, serta diharapkan menjadi role model di mata nasional, maupun dunia. Adanya kerja sama dengan Unicef, adalah bukti nyata bahwa BAZNAS Provinsi Papua berjuang setulus hati, dan sekuat tenaga dalam mencapai Tujuan Hidup Berkelanjutan (SDGs) 2030.
Dengan motto nikmatnya berzakat, tentramnya muzakki, serta bahagianya mustahik, BAZNAS Provinsi Papua ingin mewujudkan kabupaten layak anak yang bertujuan memperbaiki kualitas SDM sesuai asas SDGs seperti pada tujuan 1 Tanpa Kemiskinan, tujuan 2 Tanpa Kelaparan, tujuan 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera, tujuan 4 Pendidikan Berkualitas, serta tujuan 6 Air Bersih dan Sanitasi Layak.

 

Di tahun 2025 ini sendiri BAZNAS Provinsi Papua memiliki sedikitnya target pengumpulan ZIS sebesar 9 miliar. Bila berkaca pada tahun lalu, maka hal ini bukanlah mustahil tercapai. Terlebih dengan semangat baru lembaga yang diketuai Ir. H. Merza Edy Nadzari ini, tentunya berkomitmen untuk terus bekerja keras, transparan dan akuntabel dalam mengemban amanah mulai ini.

 

Masa depan zakat di Bumi Cendrawasih adalah masa depan cerah. Dan ini didukung oleh majunya era digital yang terus menggeliat melalui tangan dingin Bakti Kominfo dalam memasang tower BTS dan jaringan internet di Tanah Papua. Selain itu, mulai sadar dan bangkitnya ghirah umat untuk berzakat, bagaikan pancaran cahaya hidayah yang mengalir di setiap sendi kehidupan umat muslim hingga diharapkan menjadi asbab berkembangnya syiar Islam rahmatan lil alamin yang damai dalam bingkai kebhinekaan. Selamat satu dekade BAZNAS Provinsi Papua.

09/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Provinsi Papua
Refleksi Wakil Ketua IV Bidang Keuangan dan Pelaporan BAZNAS Provinsi Papua

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua telah menunjukkan kinerja yang signifikan selama satu dekade terakhir. BAZNAS Provinsi adalah lembaga pemerintah Non Strktural yang bekerja secara Profesional yang bertanggung jawab kepada Presiden sesuai Undang-Undang NO 23 Tahun 2011, sebagai pengelola ZIS yang bertanggung jawab melakukan perencanaan, pengumpulan, penyaluran pencatatan dan pelaporan. Berikut adalah beberapa poin penting khususnya Bidang Administrasi Umum dan SDM berkaitan dengan tupoksi sebagai berikut :

 

Mengawali kinerja bidang Administrasi Umum dan SDM BAZNAS Provinsi Papua berupaya mengoptimalkan kinerja amil dengan menetapkan Standar Oeperasioanl Prosedur (SOP) untuk masing-masing bagian. Selanjutnya meningkatkan kapasitas melalui amil melalui pelatihan dan sertifikasi bersatandar Badan Nasional Standar Profesi (BNSP). Untuk mengawal kinerja amil BAZNAS Provisni Papua, diupayakan dengan dilaksanakannya rapat rutin rencana dan evalausi kinerja meliputi : rapat mingguan, bulanan dan semester. Usaha ini diharapkan dapat mengoptimalkan hasil kinerja BAZNAS Provisni Papua di bidang masing-masing dan tetap menjaga kinerja berada pada rencana kerja yang telah ditetapkan.

 

Di awal tahun 2016 amil BAZNAS Provisni Papua berjumlah 2 orang. Dalam perkembangan kebutuhan amil sekarang ini jumlah amil BAZNAS Provisni Papua sebanyak 18 orang. Hal ini menunjukan grafik kinerja BAZNAS yang meningkat. Bukti dari kinerja BAZNAS Provisni Papua dapat dilihat dari prestasi yang diraih 3 tahun terakhir meliputi :
1. Lembaga Amil Zakat Pendukung Ekonomi Syariah Terbaik Wilayah Papua – Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Tahun 2022

 

2. Fundraising Kemanusiaan BAZNAS Terbaik - Indonesia Fundraising Award Tahun 2023

 

3. Juara 1 Kompetisi Lembaga ZISWAF Unggulan - Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur (FeSyar KTI) Tahun 2024.

 

4. Grand Finalis Lembaga ZISWAF Unggulan ISEF tahun 2024.

 

5. Fundraising Kemanusiaan BAZNAS Terbaik - Indonesia Fundraising Award Tahun 2024

 

6. Fundraiser Terbaik Staf Pengumpulan Baznas (Muh. Rum Rumadan, S.H.) - Indonesia Fundraising Award Tahun 2024

 

BAZNAS Provisni Papua sebagai fungsi koordinator BAZNAS Kaabupaten Kota di Provinsi Papua Raya telah mampu membentuk 13 BAZNAS Kabupaten Kota yang sekarang tersebar di Provinsi Papua dan 3 Provinsi Pemekaran. BAZNAS Provinsi Papua menghadapi berbagai tantangan, terutama di bidang SDM dan penguasaan teknologi. Tantangan lain termasuk tantangan geografis dan sosial di Papua. BAZNAS Provinsi Papua terus berupaya mengatasi tantangantantangan ini untuk meningkatkan kinerja dan memberikan manfaat yang sebesar besarnya bagi masyarakat. Secara umum, BAZNAS Provinsi Papua telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam mengelola dana ZIS dan memberikan manfaat bagi masyarakat dan akan terus berupaya meningkatkan kinerja untuk memperluas jangkauan program peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

Rasyid T. Mayang, S.Pd.I., M.Si.

09/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Provinsi Papua
Refleksi Wakil Ketua III Bidang Keuangan dan Pelaporan BAZNAS Provinsi Papua

Kehadiran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia dan keberadaannya berdasarkan Keppres Nomor 08 tahun 2001, merupakan lembaga resmi yang dibentuk Pemerintah untuk merencanakan , menghimpun, menyalurkan, mencatat dan melaporkan pengelolaan dana zakat infak dan sedekah kepada umat dan masyarakat. Lebih lanjut tugas, fungsi dan peran BAZNAS diperkuat, diperjelas dan diperluas dengan Undang - Undang Nomor 23 Tahun 2011, sebagai dasar hukum dalam mengelola Zakat, Infak dan Sedekah umat dan masyarakat Indonesia.

 

Berdasarkan Keppres Nomor 08 Tahun 2001, BAZNAS RI telah berusia 24 tahun, BAZNAS Provinsi Papua baru berusia satu dekade atau 10 tahun, berdasarkan SK Gubernur Papua nomor

 

188.4/405 Tahun 2015, tanggal 18 November 2015, tentang pengangkatan dan pengesahan Pimpinan BAZNAS Provinsi Papua periode 2015 – 2020, sejak tanggal 18 November 2015 BAZNAS Provinsi Papua secara resmi ada di Kota Jayapura, Provinsi Papua dan mulai beraktivitas dengan berbagai keterbatasan sumber daya (man, financial & tools) dan juga berhadapan dengan berbagai tantangan dan keterbatasan itu Alhamdulillah dapat diatasi dari waktu ke waktu, sehingga hasil kerja BAZNAS Provinsi Papua di bidang keuangan semakin baik dan meningkat kualitasnya. Ditengah keterbatasan banyak hal/kegiatan bisa dikerjakan dan dilaksanakan oleh BAZNAS Provinsi Papua, ini disebabkan karena semua Pimpinan dan amilin BAZNAS Provinsi Papua memiliki komitmen kuat untuk bekerja sungguh - sungguh dengan penuh keikhlasan dan tanggungjawab. Faktor inilah yang menjadi pemicu dan ikut mendorong keberhasilan BAZNAS Papua dalam merealisasikan berbagai program dan kegiatan serta keberhasilan-keberhasilan lainnya khususnya di bidang sistem pencatatan dan pelaporan keuangan.

 

Dalam aktivitas keseharian, BAZNAS Papua telah memiliki Standar Operational Prosedur (SOP) tentang sistem dan mekanisme kerja dimasing-masing bidang atau bagian. Khusus dibidang keuangan SOP nya, selain rinci dan detail, persetujuan penggunaan dana pun terpusat sehingga setiap dana yang dikeluarkan berapapun nilainya dapat terpantau dan dapat dipertanggung jawabkan dengan benar disertai dengan dokumen pendukung yang lengkap dan valid. Pengelolaan keuangan di BAZNAS Provinsi Papua, baik penerimaan maupun pengeluaran didasarkan pada jenis dan sumber penerimaan dan pengeluaran dan pencatatannya didasarkan pada pengelompokan sumber penerimaan dan pengeluaran. Selain itu pengelolaan keuangan BAZNAS Provinsi Papua merujuk pada prinsip dasar pengelolaan keuangan yakni : taat asas, transparan dan akuntabel.

Pengelolaan keuangan BAZNAS Provinsi Papua selama ini berjalan sesuai dengan sistem dan mekanisme yang berlaku sehingga ketika dilakukan Audit Syariah oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI maupun Audit Keuangan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Drs. Henry & Sugeng di Jogjakarta, dan juga Kantor Akuntan Publik (KAP) Luthfi Khairuna & Partner di Jogyakarta, sesuai PSAK 109 tidak ditemukan masalah terkait dengan penyelewengan dana atau adanya penggunaan dana yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Dalam rangka meyakini dan memastikan tentang kebenaran pengelolaan keuangan di BAZNAS Provinsi Papua dan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas setiap dana yang diterima dan dikeluarkan maka BAZNAS Provinsi Papua telah mendorong dan meminta laporan pengelolaan keuangannya diaudit oleh lembaga yang berwenang dan berkompeten. Audit yang sudah dilaksanakan atas p[engelolaan keuangan Baznas Provinsi Papua adalah sebagai berikut :

 

  1. Inspektorat Jenderal Kementrian Agama RI, tanggal 02 November sd tanggal 31 Desember, tahun 2021, dengan hasil pengelolaan dana ZIS dan DSKL dikategorikan baik dan nilai transparansi atas pengelolaan dana ZIS dan DSKL dikategorikan cukup baik dan TRANSPARA November sd tanggal 31 Desember, tahun 2021, dengan hasil pengelolaan dana ZIS dan DSKL dikategorikan baik dan nilai transparansi atas pengelolaan dana ZIS dan DSKL dikategorikan cukup baik dan TRANSPARAN
  2. Kantor Akuntan Publik, Drs. Henry & Sugeng, melakukan Audit Keuangan Baznas Papua tahun anggaran/RKAT tahun 2021 dan 2022, tanggal 08 September 2023 sd 03 Februari 2024, dengan hasil WAJAR.
  3. Kantor Akuntan Publik, Luthfi Khairuna & Partner, tanggal 28 Npvember 2024 dan masih dalam proses penyelesaian dan In Syaa Allah akan selesai di akhir bulan Maret, tahun 2025.

Audit keuangan Baznas Papua yang dilakukan oleh baik Inspektorat Jenderal Kementrian Agama RI maupun Kantor Akuntan Publik, Drs. Henry & Sugeng menunjukan hasil yang baik dan menggembirakan. Dengan demikian Baznas Provinsi Papua sebagai Lembaga Pengelola Zakat, Infak, Sedekah dan DSKL di Wilayah Papua selain dipercaya, dapat mempergunakan dana umat dengan benar dan bisa mempertanggungjawabkan. Pengelolaan keuangan Baznas Papua selama ini merujuk pada PSAK 109, namun saat ini telah terbit PSAK 409 sebagai dasar standar pengelolaan Keuangan zakat. Sehingga Baznas Provinsi Papua kedepan harus melakukan pembenahan, penataan dan penyesuaian sistem pengelolaan dan pencatatan keuangannya. Dengan pembenahan tersebut diharapkan Laporan pengelolaan keuangan BAZNAS Provinsi Papua, mendapatkan hasil yang lebih baik yaitu, Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)), Insya Allah, Aamiin, sekian dan terima kasih.

 

H. Rumatumia M. Kasim, SE

02/02/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Provinsi Papua

Artikel Terbaru

Sedekah Jumat di Bulan Ramadan 1447 H: Lipat Gandakan Pahala Bersama BAZNAS Provinsi Papua
Sedekah Jumat di Bulan Ramadan 1447 H: Lipat Gandakan Pahala Bersama BAZNAS Provinsi Papua
Ramadan Bulan Pahala, Jumat Hari Istimewa Ramadan adalah bulan penuh keberkahan dan ampunan. Di dalamnya, setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT. Lebih istimewa lagi, hari Jumat merupakan hari terbaik di antara hari-hari lainnya. Ketika sedekah ditunaikan pada Jumat di bulan Ramadan, insyaAllah pahala kebaikan akan Allah lipatgandakan. Inilah momen istimewa untuk memperbanyak amal, menanam kebaikan, dan menghadirkan manfaat bagi sesama. Mari manfaatkan kesempatan ini dengan menunaikan sedekah terbaik Anda melalui BAZNAS Provinsi Papua. Sedekah Online:papua.baznas.go.id/sedekah Transfer Rekening Resmi:BSI : 719.856.5754Bank Muamalat : 881.001.9791Bank Mandiri : 15.400.999.222.90BRI : 03070.100.2902.303Bank Papua : 1900.111.0000.14BNI : 131.189.2706 Setelah transfer, kirimkan bukti transaksi ke: Layanan BAZNAS Provinsi Papuawa.me/6282210297118wa.me/62895402467379 Semoga setiap kebaikan yang kita tanam menjadi cahaya dalam kehidupan, keberkahan dalam rezeki, dan penolong di akhirat kelak. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.
ARTIKEL28/02/2026 | Humas BAZNAS Provinsi Papua
Tunaikan Fidyah Ramadhan 1447 H Bersama BAZNAS Provinsi Papua
Tunaikan Fidyah Ramadhan 1447 H Bersama BAZNAS Provinsi Papua
Tunaikan Fidyah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Namun, bagi sebagian saudara kita yang memiliki uzur syar’i — seperti sakit menahun, lanjut usia, ibu hamil atau menyusui dengan kondisi tertentu — sehingga tidak mampu menjalankan puasa Ramadhan, Allah SWT memberikan keringanan berupa kewajiban membayar fidyah. Fidyah menjadi jalan untuk tetap menunaikan kewajiban dan menjaga kesempurnaan ibadah di bulan suci. Melalui BAZNAS Provinsi Papua, fidyah yang Anda titipkan akan disalurkan kepada para mustahik yang berhak menerima, secara amanah, profesional, dan tepat sasaran di wilayah Papua dan sekitarnya. Mari tunaikan fidyah dengan mudah dan aman melalui: Link Online:s.id/fidyahpapua Transfer Rekening Resmi:BSI : 719.856.5754Bank Muamalat : 881.001.9791Bank Mandiri : 15.400.999.222.90BRI : 03070.100.2902.303BNI : 131.189.2706 Setelah transfer, mohon kirimkan bukti transaksi ke: Layanan BAZNAS Provinsi Papuawa.me/6282210297118 Jangan tunda kewajiban. Sempurnakan Ramadhan Anda dengan menunaikan fidyah hari ini. Semoga setiap rupiah yang ditunaikan menjadi keberkahan dan pahala yang berlipat ganda.
ARTIKEL28/02/2026 | Humas BAZNAS Provinsi Papua
TINTA EMAS BAZNAS DALAM KEBANGKITAN ZAKAT DI BUMI CENDRAWASIH
TINTA EMAS BAZNAS DALAM KEBANGKITAN ZAKAT DI BUMI CENDRAWASIH
Sejarah panjang Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dalam mengelola zakat hanyalah berisi tinta emas perjuangan. Sejak berdiri tahun 2001, betapa banyak dan bermakna implementasi dari ajaran Islam yang strategis dan fundamental ini. Berada di negeri yang mayoritas Islam dan punya ribuan gugus pulau, BAZNAS menyadari betul bahwa inilah medan perjuangan yang besar. Sebagai pelanjut tongkat estafet dari apa yang diwajibkan Rasulullah Saw. pada tahun 2 Hijriah di Madinah, maka BAZNAS terus berkembang dan berinovasi memberikan buah karya terbaik bagi umat dan masyarakat. Agar segala program yang dirancang berjalan optimal, maka dibentuklah BAZNAS provinsi sebagai tiang-tiang penyangga yang kokoh dan padu. Di bagian timur Indonesia, BAZNAS Provinsi Papua tak mau ketinggalan membangun sinergi dan menyalakan api semangat peradaban Islam. Di tangan lembaga yang diketuai Ir. H. Merza Edy Nadzari ini, pengelolaan zakat, infak dan sedekah (ZIS) bermetamorfosis layaknya kupu-kupu dengan warna yang elok di Bumi Cendrawasih yang multikultural. Semenjak mendapatkan rekomendasi dari BAZNAS RI pada tanggal 06 Oktober 2015, dan diiringi Surat Keputusan Gubernur Papua pada tanggal 18 November 2015, BAZNAS Provinsi Papua sejatinya adalah lokomotif perubahan dengan grafik penghimpunan dana ZIS dari tahun ke tahun yang mengalami peningkatan. Dikutip dari Jurnal Asy Syarikah (Volume 5, No. 1, 2023), maka perolehan dana ZIS tahun 2016 berkisar 400 juta, tahun 2017 berkisar 600 juta, pada tahun 2018 berkisar 2 miliar, dan tahun 2020 meningkat menjadi 3,8 miliar sesuai penuturan Muh. Rum. Rumadan yang bertindak sebagai fundraiser di lembaga yang beralamat di Jalan Argapura Bawah Kota Jayapura ini. Catatan di atas tentu saja capaian luar biasa. Ibarat bola saju, geliat zakat di Provinsi Papua terus menggelinding dan membesar. Dengan sebaran geografis yang terdiri dari satu kota dan delapan kabupaten, BAZNAS Provinsi Papua leluasa membuat terobosan di era digital yang sejatinya serba pengetahuan dan kemudahan. ZAKAT DI ERA DIGITAL Majunya era digital berbanding lurus dengan majunya sistem informasi di tubuh BAZNAS. Bahkan sejak tahun 2018 menempatkan teknologi sebagai tulang pungugng demi menjawab tantangan zaman yang terus berubah dalam menjewahtahkan Undang-undang (UU) Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Penguatan lembaga dan pembangunan SDM adalah keniscayaan. Mencakup kecakapan teknologi informasi, pengetahuan seputar ZIS, penguasaan geografis, kecakapan membangun relasi, dan lain sebagainya adalah poin penting dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi Amil BAZNAS. Tentu saja dalam berbagai upaya tersebut, BAZNAS Provinsi Papua dengan tangan terbuka ambil bagian dalam literasi zakat, edukasi, dan membangun kepercayaan umat dan masyarakat. Di bidang teknologi informasi, BAZNAS Provinsi Papua menghiasi dirinya dengan berbagai platform digital seperti website, alamat media sosial yang meliputi Facebook, Youtube, Tiktok, Instagram, serta platform donasi online yang memudahkan para muzakki menyalurkan zakat, infak dan sedekah kepada para mustahik. Berdasarkan platform donasi online yang beralamat di https://donasi.online/baznaspapua, maka kita bisa melihat penjelasan yang gamblang. Setidaknya di sana kita bisa melihat berapa jumlah program, berapa dana terkumpul, dan berapa jumlah donator atau muzakki yang terlibat dalam program pemberdayaan masyarakat yang bisa dilakukan melalui dompet digital, transfer bank, QRIS, virtual account bank dan kartu kredit. Adanya layanan ZIS seperti ini adalah anugerah besar bagi masyarakat. Selain mendapat kemudahan penyaluran ZIS, masyarakat juga bisa menikmati transparansi BAZNAS Provinsi Papua yang tak lelah dalam mengemban amanah. PAPUA YANG BERDAYA Selama satu dekade perjuangan menorehkan tinta emas (2015-2025), BAZNAS Provinsi Papua telah banyak berbuat untuk umat dan masyarakat. Manfaat dari pengelolaan zakat tidak saja dirasakan oleh umat Islam saja, melainkan umat agama lain dalam bingkai simpati, empati, kasih sayang dan solidaritas dalam balutan Bhineka Tunggal Ika. Program-program brilian yang dilakukan BAZNAS Provinsi Papua sejatinya adalah program yang membuat Papua berdaya. Sinergi dan kolaborasi adalah akar perjuangan yang selalu ikut kemana kapal berlayar. Segala rintangan dilalui dengan bijak, sebab itu adalah bagian jalan jihad dengan wangi semerbak layaknya kasturi. Secara garis besar, pengelolaan ZIS di BAZNAS Provinsi Papua terbagi atas lima pilar cahaya perjuangan. Ada namanya Papua Cerdas yang bergerak di bidang pendidikan, Papua Sehat yang bergerak di bidang kesehatan, Papua Makmur yang bergerak di bidang ekonomi, Papua Taqwa yang bergerak di bidang keagamaan, serta Papua Peduli yang bergerak di bidang kemanusiaan. Lima pilar cahaya perjuangan ini saling sambung menyambung dari kampung ke kampung. Ibarat sebuah hamparan kebun luas, maka BAZNAS Provinsi Papua tak ubahnya menyemai benih, lalu benih itu perlahan tumbuh menjelma tanaman subur penuh warna menyejukkan mata. Papua Cerdas adalah langkah cerdas menyiapkan generasi masa depan yang mumpuni. Ini bisa dilihat dari penyaluran beasiswa atau biaya pendidikan mulai dari tingkat SD, SMP, SMA maupun perguruan tinggi pada tiap semester dan dirasakan manfaatnya oleh ratusan penerima yang terdiri dari pelajar dan mahasiswa. Selain itu, ada Beasiswa Satu Masjid Satu Sarjana. Ini ibarat menyiapkan amunisi ampuh yang siap mengisi posisi-posisi penting nantinya, dan memberikan sumbangsih besar demi kemajuan Provinsi Papua. Papua Sehat ibarat merah darah yang mengalir deras menghidupkan sendri-sendi untuk bisa berdiri dan berlari kokoh. Berdirinya klinik rumah sehat dan pencegahan stunting, memiliki pergerakan begitu massif menjangkau kampungkampung pelosok. Di Distrik Ebungfauw, Kampung Tamarsari, serta di Skouw Mosso contohnya. Betapa manfaat pencegahan stunting begitu berkesan bagi penduduk setempat, baik itu bagi anak maupun ibu hamil dalam tagar perjuangan #Torangbisacegahstunting. Di Kabupaten Jayapura, Keerom, dan Skanto, pembangunan sanitasi jamban sehat sangat berarti. Program ini tak lain bertujuan mewujudkan masyarakat sehat yang jauh dati stunting, serta menghentikan kebiasaan buang air besar sembarangan. Papua Makmur hadir untuk membuat denyut ekonomi umat menjadi lebih bergairah dan perlahan mengentaskan kemiskinan. Beberapa program brilian yaitu Zmart yang berupa bantuan modal usaha kepada mustahik yang memiliki kemampuan di bidang ritel. Sebagai catatan, tahun 2023 BAZNAS Provinsi Papua telah menyalurkan 78 Zmart dan terus didampingi termasuk mengenalkan opsi pembayaran non tunai hingga membuat usaha mitta semakin tumbuh, dan berkembang. Selain Zmart, ada juga BMM (BAZNAS Microfinance Masjid) yang bertujuan meningkatkan ekonomi keumatan, dan mensyiarkan gerakan cinta zakat di tengahtengah umat. Papua Taqwa adalah progam dakwah yang begitu krusial di tengah derasnya badai akhir zaman, dan banyaknya aksi pemurtadan. Di sini BAZNAS Provinsi Papua hadir untuk merangkul para mualaf, serta mencetak para dai yang pada intinya bertujuan untuk meningkatkan ketakwaan masyarakat, dan berpegang teguh pada ajaran Islam. Pilar cahaya terakhir adalah Papua Peduli yang bergerak di bidang kemanusiaan. Penyaluran ZIS para muzakki yang dikonversi ke berbagai progam positif, boleh dikatakan sebagai Thawaf Papua dengan berkeliling memancarkan semangat zakat baik untuk umat muslim maupun nonmuslim. Beberapa program brilian antara lain Kampung Tanggap Bencana di Kampung Sabron Sari, Khitan Massal, Donor Darah, Program Renovasi Rumah tak Layak Huni, serta Progam Desember Berbagi kepada Orang Asli Papua (OAP) yang berupa sembako dan uang tunai. Khusus Program Desember Berbagi, maka terselip makna bahwa zakat menembus batas latar belakang dan agama. Zakat menebarkan kedamaian dan aroma wangi kebhinekaan di Bumi Cendrawasih. Pada tahun 2024 lalu, sedikitnya bantuan sebanyak 300 paket dilaksanakan di tiga titik, yaitu aula BBPPKS Jayapura, di Gereja Immanuel Koya Tengah, dan di kantor BAZNAS Argapura, Jayapura. PENGHARGAAN DAN MASA DEPAN CERAH Selama satu dekade mengelola ZIS, BAZNAS Provinsi Papua terus menancapkan panji kejayaan. Memupuk asa di Bumi cendrawasih sembari terus melakukan upaya terobosan terbaru, adalah keniscayaan dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Di tengah kebhinekaan, kita semua tentu berharap, bahwa melalui lokomotif BAZNAS Provinsi Papua, zakat akan dijadikan gaya hidup, membangun etos kerja, menimbulkan simpati, empati, kasih sayang, dan solidaritas antar sesama. Barangkali pada momentum satu dekade inilah, kita akan melihat kebangkitan syiar Islam di Tanah Papua. Tidak saja dari segi pengeloaan dan pendayagunaan zakatnya, namun di setiap tarian hidup yang lain, Islam hadir dan menjadi penyejuk serta dan pedoman dalam setiap tindakan dan ucapan. Adanya kolaborasi, sinergi, dan supervsi yang bertahap, diharapkan ke depannya BAZNAS Provinsi Papua semakin menjadi lembaga yang membumi, dan memberi warna tersendiri bagi segenap masyarakat Papua. Tahun 2024 telah menorehkan tinta emas atau catatan penting. Dari target zakat yang awalnya hanya 7,1 miliar, namun siapa yang menyangka angka penghimpunan ternyata mencapai 8,3 miliar yang mengantarkan BAZNAS Provinsi Papua mendapatkan berbagai penghargaan. Sepanjang tahun 2024 lalu, tercatat penghargaan yang berhasil diraih BAZNAS Provinsi Papua yaitu, Juara 1 Kompetisi Lembaga Ziswaf Unggulan dalam Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia di Kendari, menjadi finalis Champion of Champion Indonesia Syariah Economic Festival di Jakarta, Fundraising Kemanusiaan BAZNAS Terbaik dalam Indonesia Fundraising Award di Jakarta, serta mencatatkan nama fundraiser BAZNAS Provinsi Papua, Muh. Rum Rumadan sebagai Fundraiser Terbaik pada ajang tersebut. Pena masihlah tajam, tinta belumlah habis, dan kertas perjuangan masih banyak terhampar untuk diisi catatan manis geliat ZIS di Indonesia Timur, serta diharapkan menjadi role model di mata nasional, maupun dunia. Adanya kerja sama dengan Unicef, adalah bukti nyata bahwa BAZNAS Provinsi Papua berjuang setulus hati, dan sekuat tenaga dalam mencapai Tujuan Hidup Berkelanjutan (SDGs) 2030. Dengan motto nikmatnya berzakat, tentramnya muzakki, serta bahagianya mustahik, BAZNAS Provinsi Papua ingin mewujudkan kabupaten layak anak yang bertujuan memperbaiki kualitas SDM sesuai asas SDGs seperti pada tujuan 1 Tanpa Kemiskinan, tujuan 2 Tanpa Kelaparan, tujuan 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera, tujuan 4 Pendidikan Berkualitas, serta tujuan 6 Air Bersih dan Sanitasi Layak. Di tahun 2025 ini sendiri BAZNAS Provinsi Papua memiliki sedikitnya target pengumpulan ZIS sebesar 9 miliar. Bila berkaca pada tahun lalu, maka hal ini bukanlah mustahil tercapai. Terlebih dengan semangat baru lembaga yang diketuai Ir. H. Merza Edy Nadzari ini, tentunya berkomitmen untuk terus bekerja keras, transparan dan akuntabel dalam mengemban amanah mulai ini. Masa depan zakat di Bumi Cendrawasih adalah masa depan cerah. Dan ini didukung oleh majunya era digital yang terus menggeliat melalui tangan dingin Bakti Kominfo dalam memasang tower BTS dan jaringan internet di Tanah Papua. Selain itu, mulai sadar dan bangkitnya ghirah umat untuk berzakat, bagaikan pancaran cahaya hidayah yang mengalir di setiap sendi kehidupan umat muslim hingga diharapkan menjadi asbab berkembangnya syiar Islam rahmatan lil alamin yang damai dalam bingkai kebhinekaan. Selamat satu dekade BAZNAS Provinsi Papua.
ARTIKEL09/02/2026 | Humas BAZNAS Provinsi Papua
Refleksi Wakil Ketua IV Bidang Keuangan dan Pelaporan BAZNAS Provinsi Papua
Refleksi Wakil Ketua IV Bidang Keuangan dan Pelaporan BAZNAS Provinsi Papua
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua telah menunjukkan kinerja yang signifikan selama satu dekade terakhir. BAZNAS Provinsi adalah lembaga pemerintah Non Strktural yang bekerja secara Profesional yang bertanggung jawab kepada Presiden sesuai Undang-Undang NO 23 Tahun 2011, sebagai pengelola ZIS yang bertanggung jawab melakukan perencanaan, pengumpulan, penyaluran pencatatan dan pelaporan. Berikut adalah beberapa poin penting khususnya Bidang Administrasi Umum dan SDM berkaitan dengan tupoksi sebagai berikut : Mengawali kinerja bidang Administrasi Umum dan SDM BAZNAS Provinsi Papua berupaya mengoptimalkan kinerja amil dengan menetapkan Standar Oeperasioanl Prosedur (SOP) untuk masing-masing bagian. Selanjutnya meningkatkan kapasitas melalui amil melalui pelatihan dan sertifikasi bersatandar Badan Nasional Standar Profesi (BNSP). Untuk mengawal kinerja amil BAZNAS Provisni Papua, diupayakan dengan dilaksanakannya rapat rutin rencana dan evalausi kinerja meliputi : rapat mingguan, bulanan dan semester. Usaha ini diharapkan dapat mengoptimalkan hasil kinerja BAZNAS Provisni Papua di bidang masing-masing dan tetap menjaga kinerja berada pada rencana kerja yang telah ditetapkan. Di awal tahun 2016 amil BAZNAS Provisni Papua berjumlah 2 orang. Dalam perkembangan kebutuhan amil sekarang ini jumlah amil BAZNAS Provisni Papua sebanyak 18 orang. Hal ini menunjukan grafik kinerja BAZNAS yang meningkat. Bukti dari kinerja BAZNAS Provisni Papua dapat dilihat dari prestasi yang diraih 3 tahun terakhir meliputi : 1. Lembaga Amil Zakat Pendukung Ekonomi Syariah Terbaik Wilayah Papua – Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Tahun 2022 2. Fundraising Kemanusiaan BAZNAS Terbaik - Indonesia Fundraising Award Tahun 2023 3. Juara 1 Kompetisi Lembaga ZISWAF Unggulan - Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur (FeSyar KTI) Tahun 2024. 4. Grand Finalis Lembaga ZISWAF Unggulan ISEF tahun 2024. 5. Fundraising Kemanusiaan BAZNAS Terbaik - Indonesia Fundraising Award Tahun 2024 6. Fundraiser Terbaik Staf Pengumpulan Baznas (Muh. Rum Rumadan, S.H.) - Indonesia Fundraising Award Tahun 2024 BAZNAS Provisni Papua sebagai fungsi koordinator BAZNAS Kaabupaten Kota di Provinsi Papua Raya telah mampu membentuk 13 BAZNAS Kabupaten Kota yang sekarang tersebar di Provinsi Papua dan 3 Provinsi Pemekaran. BAZNAS Provinsi Papua menghadapi berbagai tantangan, terutama di bidang SDM dan penguasaan teknologi. Tantangan lain termasuk tantangan geografis dan sosial di Papua. BAZNAS Provinsi Papua terus berupaya mengatasi tantangantantangan ini untuk meningkatkan kinerja dan memberikan manfaat yang sebesar besarnya bagi masyarakat. Secara umum, BAZNAS Provinsi Papua telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam mengelola dana ZIS dan memberikan manfaat bagi masyarakat dan akan terus berupaya meningkatkan kinerja untuk memperluas jangkauan program peningkatan kesejahteraan masyarakat. Rasyid T. Mayang, S.Pd.I., M.Si.
ARTIKEL09/02/2026 | Humas BAZNAS Provinsi Papua
Refleksi Wakil Ketua III Bidang Keuangan dan Pelaporan BAZNAS Provinsi Papua
Refleksi Wakil Ketua III Bidang Keuangan dan Pelaporan BAZNAS Provinsi Papua
Kehadiran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia dan keberadaannya berdasarkan Keppres Nomor 08 tahun 2001, merupakan lembaga resmi yang dibentuk Pemerintah untuk merencanakan , menghimpun, menyalurkan, mencatat dan melaporkan pengelolaan dana zakat infak dan sedekah kepada umat dan masyarakat. Lebih lanjut tugas, fungsi dan peran BAZNAS diperkuat, diperjelas dan diperluas dengan Undang - Undang Nomor 23 Tahun 2011, sebagai dasar hukum dalam mengelola Zakat, Infak dan Sedekah umat dan masyarakat Indonesia. Berdasarkan Keppres Nomor 08 Tahun 2001, BAZNAS RI telah berusia 24 tahun, BAZNAS Provinsi Papua baru berusia satu dekade atau 10 tahun, berdasarkan SK Gubernur Papua nomor 188.4/405 Tahun 2015, tanggal 18 November 2015, tentang pengangkatan dan pengesahan Pimpinan BAZNAS Provinsi Papua periode 2015 – 2020, sejak tanggal 18 November 2015 BAZNAS Provinsi Papua secara resmi ada di Kota Jayapura, Provinsi Papua dan mulai beraktivitas dengan berbagai keterbatasan sumber daya (man, financial & tools) dan juga berhadapan dengan berbagai tantangan dan keterbatasan itu Alhamdulillah dapat diatasi dari waktu ke waktu, sehingga hasil kerja BAZNAS Provinsi Papua di bidang keuangan semakin baik dan meningkat kualitasnya. Ditengah keterbatasan banyak hal/kegiatan bisa dikerjakan dan dilaksanakan oleh BAZNAS Provinsi Papua, ini disebabkan karena semua Pimpinan dan amilin BAZNAS Provinsi Papua memiliki komitmen kuat untuk bekerja sungguh - sungguh dengan penuh keikhlasan dan tanggungjawab. Faktor inilah yang menjadi pemicu dan ikut mendorong keberhasilan BAZNAS Papua dalam merealisasikan berbagai program dan kegiatan serta keberhasilan-keberhasilan lainnya khususnya di bidang sistem pencatatan dan pelaporan keuangan. Dalam aktivitas keseharian, BAZNAS Papua telah memiliki Standar Operational Prosedur (SOP) tentang sistem dan mekanisme kerja dimasing-masing bidang atau bagian. Khusus dibidang keuangan SOP nya, selain rinci dan detail, persetujuan penggunaan dana pun terpusat sehingga setiap dana yang dikeluarkan berapapun nilainya dapat terpantau dan dapat dipertanggung jawabkan dengan benar disertai dengan dokumen pendukung yang lengkap dan valid. Pengelolaan keuangan di BAZNAS Provinsi Papua, baik penerimaan maupun pengeluaran didasarkan pada jenis dan sumber penerimaan dan pengeluaran dan pencatatannya didasarkan pada pengelompokan sumber penerimaan dan pengeluaran. Selain itu pengelolaan keuangan BAZNAS Provinsi Papua merujuk pada prinsip dasar pengelolaan keuangan yakni : taat asas, transparan dan akuntabel. Pengelolaan keuangan BAZNAS Provinsi Papua selama ini berjalan sesuai dengan sistem dan mekanisme yang berlaku sehingga ketika dilakukan Audit Syariah oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI maupun Audit Keuangan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Drs. Henry & Sugeng di Jogjakarta, dan juga Kantor Akuntan Publik (KAP) Luthfi Khairuna & Partner di Jogyakarta, sesuai PSAK 109 tidak ditemukan masalah terkait dengan penyelewengan dana atau adanya penggunaan dana yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Dalam rangka meyakini dan memastikan tentang kebenaran pengelolaan keuangan di BAZNAS Provinsi Papua dan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas setiap dana yang diterima dan dikeluarkan maka BAZNAS Provinsi Papua telah mendorong dan meminta laporan pengelolaan keuangannya diaudit oleh lembaga yang berwenang dan berkompeten. Audit yang sudah dilaksanakan atas p[engelolaan keuangan Baznas Provinsi Papua adalah sebagai berikut : Inspektorat Jenderal Kementrian Agama RI, tanggal 02 November sd tanggal 31 Desember, tahun 2021, dengan hasil pengelolaan dana ZIS dan DSKL dikategorikan baik dan nilai transparansi atas pengelolaan dana ZIS dan DSKL dikategorikan cukup baik dan TRANSPARA November sd tanggal 31 Desember, tahun 2021, dengan hasil pengelolaan dana ZIS dan DSKL dikategorikan baik dan nilai transparansi atas pengelolaan dana ZIS dan DSKL dikategorikan cukup baik dan TRANSPARAN Kantor Akuntan Publik, Drs. Henry & Sugeng, melakukan Audit Keuangan Baznas Papua tahun anggaran/RKAT tahun 2021 dan 2022, tanggal 08 September 2023 sd 03 Februari 2024, dengan hasil WAJAR. Kantor Akuntan Publik, Luthfi Khairuna & Partner, tanggal 28 Npvember 2024 dan masih dalam proses penyelesaian dan In Syaa Allah akan selesai di akhir bulan Maret, tahun 2025. Audit keuangan Baznas Papua yang dilakukan oleh baik Inspektorat Jenderal Kementrian Agama RI maupun Kantor Akuntan Publik, Drs. Henry & Sugeng menunjukan hasil yang baik dan menggembirakan. Dengan demikian Baznas Provinsi Papua sebagai Lembaga Pengelola Zakat, Infak, Sedekah dan DSKL di Wilayah Papua selain dipercaya, dapat mempergunakan dana umat dengan benar dan bisa mempertanggungjawabkan. Pengelolaan keuangan Baznas Papua selama ini merujuk pada PSAK 109, namun saat ini telah terbit PSAK 409 sebagai dasar standar pengelolaan Keuangan zakat. Sehingga Baznas Provinsi Papua kedepan harus melakukan pembenahan, penataan dan penyesuaian sistem pengelolaan dan pencatatan keuangannya. Dengan pembenahan tersebut diharapkan Laporan pengelolaan keuangan BAZNAS Provinsi Papua, mendapatkan hasil yang lebih baik yaitu, Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)), Insya Allah, Aamiin, sekian dan terima kasih. H. Rumatumia M. Kasim, SE
ARTIKEL02/02/2026 | Humas BAZNAS Provinsi Papua
Refleksi Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Papua
Refleksi Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Papua
Assalamu `alaikum warahmatullahi wabarakatuh Perjalanan panjang Baznas Provinsi Papua sejak tahun 2015-2020 dan 2021-2026 memerlukan energi yang cukup kuat, karena bersandar pada aturan dalam Alquran dan kearifan lokal (masyarakat Papua). Dengan berbagai aturan nomenklatur yang menjadi pedoman dalam setiap langkah untuk kemaslahatan umat di provinsi paling ujung timur nusantara, tantangan Baznas Provinsi Papua sangat dirasakan dari nama Bazis kemudian Bazda dan sekarang Baznas, menjadi tantangan tersendiri diawal mulai terbentuknya Baznas Provinsi Papua. Banyak masyarakat belum yakin dengan kinerja awal Baznas Provinsi Papua sehingga kepercayaan masyarakat untuk menunaikan zakat, infaq dan sedekahnya belum maksinal di Baznas Provinsi Papua, banyak diantara masyarakat kaum Muslimin yang mampu (Muzakki) saat awal dahulu selalu menyalurkan zakat harta dan usahanya di daerahnya (kampung halamannya), padahal kebutuhan masyarakat (para mustahik) yang ada di Papua sangat mengharapkan dan membutuhkan bantuan tersebut. Dengan berbagai program Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Provinsi Papua dengan bersandar dan bersinergi dengan Program Pemerintah (Gubernur) Papua Alm. Bapak Lukas Enembe dengan semboyan daerah, Papua Cerdas, Papua Sehat, Papua Peduli, Papua Dawah dan Papua Makmur, seiring dan sejalan lambat laun mulai muncul kepercayaan bagi masyarakat muslim di Papua dengan program-program inovetif tersebut. Kekuatan sinergi antara Baznas Provinsi Papua, dan Baznas Kabupaten Kota menambah kekuatan penyaluran yang lebih mengena dengan kebutuhan masyarakat. Program unggulan Baznas Provinsi Papua meliputi: Zmart, RLHB, ZCD, Zakat Fitrah beras, Paket Ramadhan Bahagia, santunan Desember Berbagi dan Program penguatan usaha kecil BMFi., membawa Baznas diharapkan membumi ditanah Papua. Kalangan kaum duafa dan para mustahik mulai melangkah berani untuk memohon berkerja sama dengan Baznas Provinsi Papua. Dalam pelaksanaannya pemberdayaan Baznas Provinsi Papua melakukan pendampingan yang sistematis dan terencana untuk pelaku UMKM bertujuan meningkatkan taraf hidup Mustahik. Gambaran Program Penyaluran Baznas Provinsi Papua selama satu dekade dapat di sampaikan data sebagai berikut : Tahun 2021 No Nama Program Jumlah Penyaluran 1 Papua Cerdas 1.579.961.039 2 Papua makmur 288.166.000 3 Papua Sehat 309.907.650 4 Papua Dakwah 2.000.316.362 5 Papua Peduli 432.359.105 Total Jumlah Penyaluran 4.610.710.156 Tahun 2022 No Nama Program Jumlah Penyaluran 1 Papua Cerdas 1.518.107.982 2 Papua makmur 311.103.201 3 Papua Sehat 306.565.443 4 Papua Dakwah 2.175.712.474 5 Papua Peduli 736.501.864 Total Jumlah Penyaluran 5.047.990.964 Tahun 2023 No Nama Program Jumlah Penyaluran 1 Papua Cerdas 1.227.055130 2 Papua makmur 402.284.620 3 Papua Sehat 572.314.766 4 Papua Dakwah 1.707.241.500 5 Papua Peduli 1.528.891.078 Total Jumlah Penyaluran 5.437.787.094 Tahun 2024 No Nama Program Jumlah Penyaluran 1 Papua Cerdas 1.529.757.839 2 Papua makmur 202.657.200 3 Papua Sehat 1.064.866.462 4 Papua Dakwah 2.871.932.554 5 Papua Peduli 1.412.691.530 Total Jumlah Penyaluran 7.081.905.585 Data tersebut menunjukan progres pelaksannaan program Baznas provinsi Papua selama satu dekade. Selanjutnya perlu dipikirkan pengembangan program penyaluran yang lebih memberikan manfaat bagi masyarakat di Papua meliputi pertanian, peternakan, dan pfofesi mustahik lainnya yang dapat ditingkatkan kapasitasnya. Drs. Joko Dasri, MM
ARTIKEL26/01/2026 | Humas BAZNAS Provinsi Papua
Refleksi Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Provinsi Papua
Refleksi Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Provinsi Papua
Assalamu `alaikum warahmatullahi wabarakatuh BAZNAS merupakan lembaga pemerintah non-struktural yang mandiri bertanggung jawab kepada Presiden. UndangUndang Nomor 23 Tahun 2013 tentang pengelolaan zakat mengamanatkan BAZNAS diseluruh tingkatan untuk melakukan pengelolaan zakat secara profesional dan berwenang melakukan tugas pengelolaan zakat secara nasional. Kegiatan pengelolaan zakat salah satunya melakukan pengumpulan zakat, infaq dan sedekah diseluruh tingkatan. Zakat merupakan salah satu rukun Islam, dan Allah SWT memerintahkan untuk mengambil zakat kepada umat Islam yang sudah mencapai nisab dan haul zakat sebagaimana Firman Allah SWT.s ?????? ?? ???? ??? ????? ?????? ????????? ???????? s? ???????? ?? ?? ?? ??? ????? ?????????????????? ?? ????? ???????? ?? ???? ?????? ?? ????? ?? ?????????????? ??????????? ?? ??? ???? ??????? Ambillah zakat dari harta mereka, guna membersihkan dan menyucikan mereka, dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doamu itu (menumbuhkan) ketenteraman jiwa bagi mereka. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.(Q.S. At Taubah (9):103) Keberadaan BAZNAS Provinsi Papua berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Provnsi Papua Nomor : 188.4/405/2015 tanggal 18 November 2015 dan Surat Keputusan Gubernur Provinsi Papua, Nomor : 188.4/130/ 2021, tanggal 25 Maret 2021 telah melakukan upaya optimalisasi pengumpulan zakat, infak dan sedekah melalui sosialisasi dan edukasi di lingungan Pemerintah Daerah Provinsi Papua, Lembaga Vertikal, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Perguruan Tinggi, Masjid Raya dan pada masyarakat secara umum sesuai dengan Intruksi Presiden Nomor 14 Tahun 2014 Pasal 54. Selanjutnya BAZNAS Provinsi Papua menindaklanjuti dengan membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) pada lembaga pemerintah, swasta, komunitas dan paguyuban-paguyuban yang ada di Papua. Berpegang pada Visi BAZNAS Provinsi Papua “Menjadi Pengelola Zakat Terbaik dan Terpercaya di Provinsi Papua”. Perjalanan selama sepuluh tahun terakhir, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Papua telah menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam pengelolaan zakat, infak dan shadaqah sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat. Pada tahun 2022 pemekaran Provinsi Papua meliputi Papua Selatan, Papua Tangah dan Papua Pegunungan sangat berpengaruh terhadap pengumpulan zakat, infaq dan sedekah terutama di lingkunan UPZ Pemerintah Daerah Provinsi Papua yang merupakan UPZ BAZNAS Provinsi Papua. Hambatan tersebut dijadikan tantangan bagi BAZNAS Provinsi Papua untuk terus berusaha mengotimalkan pengumpulan. Seiring berjalannya waktu kesadaran umat Islam menunaikan zakat, infaq dan sedekah di BAZNAS Provinsi Papua mengalami peningkatan. Peningkatan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat yang semakin tinggi terhadap BAZNAS Provinsi Papua sebagai lembaga yang kredibel dalam mengelola dan menyalurkan dana zakat secara transparan dan tepat sasaran. Pengumpulan zakat, infak dan shadaqah setiap tahun mengalami peningkatan sebagaimana data pengumpulan dari tahun ke tahun dalam satu dekade sebagai berikut : Tahun Pengumpulan (Rp) Tahun Pengumpulan (Rp) 2016 634.643.239,- 2021 5.097.409.611,- 2017 673.973.972,- 2022 5.916.299.792,- 2018 1.427.885.353,- 2023 5.068.190.771,- 2019 3.509.386.230,- 2024 9.025.347.789,- 2020 3.353.729.009,- 2025 Tahun berjalan Data tersebut menunjukan komitmen BAZNAS Provinsi Papua dalam melakukan optimalisasi pengumpulan zakat, infaq dan sedekah. Selain itu di tahun 2024 BAZNAS Provinsi Papua mengikuti ajang tahun 2023 BAZNAS Provinsi dengan Fundraising kemanusiaan, dan tahun 2024 kembali menjadi Fundraising kemanusiaan dan terpilih sebagai pemenang Funsdraiser terbaik Indonesia Fundraising Award 2024 yang diselenggarakan oleh Instutut Fundraising Indonesia (IFI). Pencapaian prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri dalam satu sisi. Dalam sisi lain BAZNAS Provinsi Papua masih banyak kekurangan dan kelemahan yang perlu dibenahi dalam pengumpulan zakat, infak dan sedekah. Menghadapi tantangan global di era digitalisasi, BAZNAS Provinsi Papua melakukan berbagai inovasi untuk memaksimalkan pengumpulan zakat, infak dan sedekah, dengan memanfaatkan teknologi digital dengan mengembangkan platform online untuk memudahkan masyarakat membayar zakat, infak, dan sedekah. Platform digital pengumpulan yang sudah dilakukan BAZNAS provinsi Papua melalui website, diantaranya papua.baznas.go.id, Kitabisa.com., Bersedekah.com, dan aplikasi pospay. Adapun untuk memudahkan Muzaki membayar zakat BAZNAS provinsi Papua memfasilitasi pembayaran zakat, infak dan sedekah melalui gerai zakat, layanan jemput zakat , Qris, transfer rekening melaui ATM dan E-Banking. Perjalanan BAZNAS Provinsi Papua masih panjang, pencapaian zakat, infak dan sedekah masih jauh jika dibandinkan dengan data Indikator Pemetaan Potensi Zakat Provinsi, Kabupaten, dan Kota Tahun 2022 Regional Maluku dan Papua Baznas RI dimana potensi zakat di Provinsi Papua sebesar 469,154 Milyar. Melihat potensi tersebut BAZNAS Provinsi Papua masih belum memaksimalkan pengumpulan zakat terutama pada sektor zakat perniagaan, pertanian dan perkebunan, peternakan dan perikanan, pertambangan dan perindustrian yang ada di wilayah Provinsi Papua. Pekerjaan rumah BAZNAS Provinsi Papua di tahun-tahun berikutnya, diperlukan effort dan komitmen yang kuat untuk melakukan pengumpulan di semua sektor zakat. Akhirnya kami Pimpinan Baznas Provinsi Papua Bidang Pengumpulan dan staf pelaksana mohon masukan dan saran serta doa agar di tahun-tahun berikutnya dapat mengumulkan zakat, infaq dan sedekah lebih maksimal. Wassalamu `alaikum warahmatullahi wabarakatuh Dr.H. Muhamad Thoif, S.Pd.I., M.Pd.
ARTIKEL26/01/2026 | Humas BAZNAS Provinsi Papua
Refleksi Ketua BAZNAS Provinsi Papua
Refleksi Ketua BAZNAS Provinsi Papua
“Zero” Adalah kata yang paling tepat untuk menggambarkan kondisi Baznas Provinsi Papua di awal keberadaannya. Lima unsur Pimpinan, tanpa kantor, tanpa kas dan tidak memiliki staf amil pelaksana. Waktu itu adalah Nopember 2015, awal mula keberadaan Baznas Provinsi Papua sesuai SK Gubernur Papua Nomor : 188.4/405/2015 tanggal 18 November 2015 tentang penetapan Pimpinan Banzas Provinsi Papua periode 2015 – 2020. Menyadari mulianya tugas dan fungsi yang di emban oleh Baznas Provinsi Papua, sebagai Lembaga Pemerintah Non Struktural ( LPNS ), seluruh Pimpinan berkomitmen, menjadikan Baznas Provinsi Papua sebagai Lembaga Filantropi yang eksis, di percaya masyarakat luas dan memberi manfaat untuk umat dan bangsa di bumi Papua. Energi sepenuhnya dicurahkan, waktu, pikiran, tenaga hingga pengorbanan finansial. Tiada hari tanpa belajar, membaca, mendengar dan berdiskusi tentang perzakatan, dunia yang masih baru untuk semua Pimpinan. Penguatan kapasitas terus di usahakan. Semua hal tentang ilmu perzakatan, aturan syariat, regulasi dan mekanisme nya di pelajari dan di pahami secara komprehensip. Secara bersamaan, koordinasi dengan berbagai pihak juga di lakukan. Terencana dan masif. Mulai dari Pemerintah Daerah Provinsi Papua, Kementerian Agama Wilayah Provinsi Papua, tokoh masyarakat, ulama, dan para pengusaha muslim, semua di minta sumbang saran dan arahan untuk Baznas Provinsi Papua. Fokus Grup Diskusi (FGD) adalah salah satu bentuk dari usaha tersebut. Usaha membumikan Baznas di Provinsi Papua. Manisnya buah dari ihtiar itu mulai terasa. Kantor di Jl. APO Kabupaten Jayapura, yang di pinjamkan oleh Kementrian Agama Provinsi menjadi saksi sejarah awal perjalanan perkembangan Baznas Provinsi Papua. Berlanjut di bulan Agustus tahun 2018, keluarnya SE Gubernur Papua sebagai dasar pemotongan zakat ASN secara payroll system, banyak merubah wajah Baznas Provinsi Papua, dengan lebih dari 3000 ASN muslim yang membayar zakat dan infaq secara rutin ke Baznas Provinsi Papua. Peningkatan Penghimpunan dana ZIS yang cukup signifikan, membuahkan banyak program penyaluran baik konsumtif maupun produktif untuk masyarakat luas terutama kaum mustadz’afin. Di tambah dengan dukungan program penyaluran dari Baznas RI, geliat Baznas Provinsi Papua mulai terasa manfaatnya oleh masyarakat secara luas, inklusif, hingga menembus batas perbedaan agama. Pengelolaan dana yang bukan hanya berasal dari dana zakat, tetapi meliputi dana Infaq dan DSKL, menghasilkan program penyaluran ZIS yang dapat di nikmati bukan hanya mustahiq tetapi juga fakir miskin dari non muslim. Hal ini menjadi bagian dari prioritas program Baznas penyaluran Baznas Provinsi Papua, mengingat Provinsi Papua adalah salah satu wilayah muslim minoritas, sehingga diharapkan melalui penyaluran ZIS lintas agama mampu mengahadirkan wajah Islam yang simpatik, santun dan bersahaja. Santunan Desember Berbagi untuk Orang Asli Papua ( OAP ) dan Program Layanan Kesehatan gratis melalui Rumah Sehat Baznas (RSB ) Papua adalah beberapa contoh dari program yang dapat di akses non muslim, selain program sanitasi sehat dan penanggulangan stunting. Dari sanalah semakin tumbuh kepercayaan masyarakat untuk menyalurkan ZIS mereka melalui Baznas Provinsi Papua, terbukti dengan nilai penghimpunan ZIS dan DSKL di Baznas Provinsi Papua yang meningkat setiap tahunnya. Dari pertumbuhan penghimpunan itulah, tentu semakin banyak mustahiq dan masyarakat tidak mampu yang terbantu melalui berbagai program di Baznas Provinsi Papua, meliputi Papua Makmur (Penyaluran di bidang ekonomi), Papua cerdas (Penyaluran di bidang pendidikan), Papua Sehat (Penyaluran di bidang kesehatan), Papua Dakwah (Penyaluran di bidang keagamaan) dan Papua Peduli (Penyaluran di bidang kemanusiaan ). Semakin tinggi pohon, semakin kencang pula angin bertiup. Itu pula dinamika yang di rasakan dan terjadi dalam perjalanan satu dekade Baznas Provinsi Papua. Salah satu hal berat yang pernah terjadi dalam pasang surut perkembangan pengelolaan ZIS Baznas Provinsi Papua adalah proses rencana pendirian Rumah Sehat Baznas (RSB ) Papua di tahun 2017. Banyak energi terkuras ketika Baznas Provinsi Papua mengupayakan berdirinya RSB Papua, sebuah layanan kesehatan tidak berbayar untuk orang-orang tidak mampu. Usaha penghimpunan dana sudah di usahakan secara optimal, hingga mendapatkan dukungan secara finansial dari Baznas RI. Dari proses pendirian RSB Papua tersebut, Baznas Provinsi Papua mampu mewujudkan pengadaan tanah lokasi RSB Papua seluas 17.500 m2 di wilayah Abepura Kota Jayapura, sebuah luasan tanah yang cukup fatastis untuk lembaga baru sekelas Baznas Provinsi Papua. Setelah tanah lokasi rencana RSB Papua terbeli, proses pembangunan di mulai dengan membuat akses jalan ke lokasi rencana RSB Papua sepanjang hampir 500 m, dengan lebar jalan 10 m. Semua di laksanakan dengan dana mandiri Baznas Provinsi Papua hasil pengumpulan untuk pendirian RSB Papua. Ketika jalan sudah selesai terbangun, masalahpun mulai muncul. Pemalangan adat atas tanahpun terjadi. Sebuah permasalahan klise di wilayah Papua jika menyoal tanah, meskipun berbagai antisipasi sudah di lakukan sejak awal rencana pengadaan tanah. Lokasi yang sedianya di rencanakan untuk RSB Papua, program layanan kesehatan gratis menyasar fakir miskin, tanpa menyoal latar belakang agamapun, kandas untuk sementara. Hampir hilang asa, ketika menghadapi kenyataan, bahwa kerja keras yang sudah di lakukan sekian lama, berbuah pemalangan tanah dan batal berlanjut. Namun itu tidak berlangsung lama, karena sekali layar terbentang, pantang surut ke belakang. Kita yakin Allah SWT punya rencana baik di balik musibah yang terjadi. Begitulah kira-kira semangat dan keyakinan yang ada dalam setiap diri Pimpinan dan amilin Baznas Provinsi Papua. Akhirnya di tahun 2021, klinik layanan kesehatan gratis dengan segala keterbatasannya di buka oleh Baznas Provinsi Papua bertempat di lantai dasar kantor yang di sewa oleh Baznas Provinsi Papua. Lokasi kantor ke-2 Baznas Provinsi Papua, setelah kantor yang dipinjamkan oleh Kementerian Agama Wilayah Provinsi Papua juga mengalami pemalangan oleh adat. Dengan 1 dokter umum dan 3 tenaga medis yang menggawangi, Klinik RSB Papua berjalan dengan sepenuh hati sebesar kemampuan yang di miliki melayani masyarakat tidak mampu secara cumacuma. Ternyata sambutan masyarakat luas sangat luar biasa. Banyaknya masyakarat yang datang untuk menjadi member klinik sekaligus mendapatkan layanan kesehatan menjadi bukti dari penerimaan masyarakat akan kehadiran Klinik RSB Papua. Nama Baznas Provinsi Papua pun semakin di kenal oleh masyarakat. Akan tetapi ujian kembali di rasakan Baznas Provinsi Papua. Hal ini terjadi ketika terjadi kebijakan pemekaran provinsi Papua menjadi 4 provinsi dan ASN dari unsur guru dan tenaga kependidikan di kembalikan pengelolaannya kepada pemerintah daerah Kota dan Kabupaten. Keadaan baru ini menyebabkan jumlah ASN yang berzakat dan berinfaq melalui Baznas Provinsi Papua menurun secara drastis. Lebih dari 50 % berkurangnya jumlah ASN yang berzakat dan berinfaq melalui Baznas Provinsi Papua. Imbasnya adalah penghimpunan ZIS Baznas Provinsi Papua di tahun 2023 pun mengalami penurunan, sehingga beberapa program penyaluran terpaksa harus di kurangi nilai penyalurannya. Tetapi kondisi inipun tidak menyurutkan semangat seluruh unsur Banzas Provinsi Papua. Kondisi yang cukup sulit ini, bahkan menjadi cambuk seluruh Pimpinan dan amilin Baznas Provinsi Papua semakin gesit berbenah diri dan mengatasi perubahan situasi yang ada. Berbagai inovasi dan terobosan di lakukan, agar bahtera yang sudah besar, dengan penumpang yang semakin banyak dan bergantung pada bahtera inipun, tidak terhenti atau bahkan tenggelam karena di terjang ombak bahkan karam karena tak mampu memutar haluan ke arah yang semestinya. Penguatan penghimpunan di usahakan dengan berbagai cara, terutama penguasaan dan penguatan digital crowdfunding, adalah langkah-langkah yang di ambil oleh Baznas Provinsi Papua. TIdak ada usaha yang menghianati hasil, dan tidak ada doa yang tidak di dengar Allah SWT. Kapal besar bertajuk Baznas Provinsi Papua itupun tetap berlayar dan semakin besar dan kokoh. Sampailah pada babak baru perkembangan Baznas Papua. Pertengahan tahun 2023, dengan di fasilitasi dari Muzaki Baznas Provinsi Papua, Allah takdirkan Pimpinan Baznas bersilaturahmi dengan H. Muh. Yudin yang juga salah satu Muzaki Baznas Provinsi, pemilik Hotel Yudisyah Jayapura. Dari silaturahmi tersebut, di dapat penjelasan bahwa ada keinginan dari Bapak. H. Muh. Yudin, menyerahkan Hotel Yudisyah kepada Baznas, di kelola untuk kepentingan umat dan masyarakat oleh Baznas Provinsi Papua, karena faktor usia beliau yang sudah tidak memungkinkan untuk mengoperasikan aset tersebut. Proses berjalan, Baznas Provinsi Papua segera berkoordinasi dengan berbagi pihak untuk mewujudkan keinginan baik dari Bapak H. Muh. Yudin. Berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Provinsi Papua, Kementrian Agama Provinsi Papua, KUA Distrik Jayapura Selatan selaku operator pelaksana proses wakaf di wilayah jayapura Selatan hingga berkoordinasi dengan Pimpinan Baznas RI pun di lakukan oleh Baznas Provinsi Papua. Akhirnya ikrar wakaf di buat, nadzir di tentukan dan Hotel Yudisyah pun di rehab untuk penyesuaian fungsi dan perbaikan beberapa hal, sampai pada awal Januari 2025, Baznas Provinsi Provinsi Papua resmi berkantor di eks Hotel Yudisyah, di Argapura Kota Jayapura. Di kantor baru yang cukup megah ini, terdapat berbagi pelayanan umat dan masyarakat, yaitu RSB Papua, BTB Papua, Zmart dan kantor ZDC Papua. Satu langkah baru Baznas Provinsi Papua menjadi lebih maju, lebih banyak membawa berkah dan manfaat untuk umat, sekaligus membantu pemerintah melakukan upaya-upaya pengentasan kemiskinan bersumber dari dana Zakat, Infaq dan Sedekah. Sesungguhnya bersama dengan kesulitan itu ada kemudahan, itulah janji Allah SWT, dan Allah pasti menepati janjinya. Liku-liku dan dinamika dari satu dekade perjalanan Baznas Provinsi Papua, telah banyak di lalui. Keberhasilan tidak boleh menjadikan membusungkan dada dalam berupaya terus maju, akan tetapi kegagalan dan tantangan juga bukan menjadi alasan untuk berhenti dan mundur, akan tetapi bisa di jadikan cambuk untuk lebih maju. Banzas Provinsi Papua sebagai pemegang amanah pengelolaan ZIS di Provinsi Papua sesuai UU nomor 21 tahun 2011, harus terus maju dan berkembang, karena kiprahnya di tunggu oleh umat dan masyarakat di Provinsi Papua, untuk mampu meringankan bahkan memberdayakan umat dan masyarakat tidak mampu, merubah status mereka dari mustahiq menjadi berdaya, melalui pengelolaan dana ZIS yang bersumber dari umat dan masyarakat. Semakin berkembangnya Banzas Provinsi Papua saat ini, harus di akui sebagai berkat karunia Allah SWT. Dukungan dari Pemerintah daerah, lembaga baik pemerintah maupun non pemerintah dan para muzaki, adalah sumber energi yang telah dan akan terus membesarkan Baznas Provinsi Papua kedepan. Amanah ini harus terus di jaga baik, karena jalan masih panjang ke depan dan akan semakin berliku. Semakin banyak tantangan yang akan di hadapi oleh Baznas Provinsi Papua, seiring dengan perkembangannya dan dinamika kebutuhan umat dan masyarakat. Terus berbenah, kreatif, inovatif, termasuk mengikuti perkembangan teknologi adalah kunci yang harus terus di pegang oleh Baznas Provinsi Papua. Mempermudah akses pengumpulan ZIS melalui teknologi yang update, menetapkan program penyaluran yang sesuai dengan kebutuhan para mustahiq dan fakir miskin serta akuntabel dalam sistem pencatatan dan pelaporan adalah beberapa kunci Baznas akan semakin maju dan tetap bertahan di masa depan. Semoga Allah SWT selalu menjaga Baznas Provinsi Papua, untuk tetap dan selalu amanah dalam pengelolaan ZIS, untuk memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat. Dengan demikian Baznas Provinsi Papua akan menorehkan warna indah dan menyejukkan untuk syiar Islam, sebagai agama rahmatan lil ‘alamin, di Provinsi Papua. Baznas Provinsi Papua, From Zero to be Proud Of, dari tidak di kenal menjadi lembaga yang membanggakan untuk semuanya. Aamiin. Ir.H. Merza Edy Nadzari
ARTIKEL26/01/2026 | Humas BAZNAS Provinsi Papua
SAMBUTAN PJ. GUBERNUR PAPUA PERIODE TAHUN 2022-2024
SAMBUTAN PJ. GUBERNUR PAPUA PERIODE TAHUN 2022-2024
Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh Selaku hamba beriman, mari kita panjatkan puji dan syukur kita ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas karunia-Nya kita dapat menyaksikan terbitnya buku, kumpulan tulisan tentang Baznas Provinsi Papua, merupakan hasil dari lomba menulis yang di selenggarakan oleh Baznas Provinsi Papua dengan tema "Refleksi Satu Dekade BAZNAS Provinsi Papua Menghadapi Tantangan Menyongsong Indonesia Emas 2045." Saya selaku Pj. Gubernur Papua periode 2022-2024, menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada BAZNAS Provinsi Papua yang telah berperan aktif dalam upaya meningkatkan budaya literasi di provinsi Papua khususnya di bidang pengelolaan ZIS. Dengan literasi yang baik, akan mendorong masyarakat mempelajari dan memahami seluk beluk pengelolaan zakat yang di syariatkan dalam agama Islam secara baik dan benar. Dengan hal tersebut, di harapkan masyarakat khususnya umat muslim di Provinsi Papua akan ikut berperan aktif memberikan dukungan untuk perkembangan dan kemajuan Baznas Provinsi Papua, sebagai lembaga resmi yang di bentuk oleh pemerintah yang memiliki fungsi melakukan pengelolaan zakat, infaq dan sedekah di mana salah satu tujuan utamanya adalah menyejahterakan masyarakat dan menanggulangi kemiskinan. Sebagai lembaga pemerintah yang berfungsi melakukan pengelolaan zakat, infak dan sedekah di Provinsi Papua, BAZNAS Provinsi Papua telah membuktikan perannya dalam membantu masyarakat tidak mampu, bahkan meliputi masyarakat yang tidak beragama Islam. Hal ini sangat menggembirakan, karena Baznas Provinsi Papua dalam pelaksanaan program-programnya telah mewujudkan praktek toleransi antar umat beragama yang sebenar-benarnya sekaligus menghilangkan sikap intoleran antar umat beragama menjadi persaudaran antar umat beragama sebangsa dan setanah air. Melalui buku ini, diharapkan BAZNAS Provinsi Papua semakin di kenal masyarakat luas, yang berdampak pada semakin besarnya dukungan kepada BAZNAS Provinsi Papua. Untuk itu pemerintah daerah memberikan dukungan kepada BAZNAS Provinsi Papua dan berharap BAZNAS Provinsi papua mengoptimalkan sinergitas dengan Pemerintah Daerah dan selalu konsisten dalam melaksanakan tugas dan fungsi nya untuk membantu masyarakat kurang mampu melalui pengelolaan ZIS yang profesional, efektif dan efisien. Wassalamu’alikum Warahmatullah Wabarakatuh Dr.H.M. Ridwan Rumasukun, SE., MM.
ARTIKEL26/01/2026 | Humas BAZNAS Provinsi Papua
Makna Rezeki yang Luas dan Keutamaan Sedekah di Hari Jumat
Makna Rezeki yang Luas dan Keutamaan Sedekah di Hari Jumat
Rezeki bukan hanya tentang uang atau nominal yang kita miliki. Makna rezeki sangatlah luas, bahkan sering kali kita tidak menyadarinya. Hati yang lapang, pikiran yang tenang, tubuh yang sehat, keluarga yang harmonis, serta lingkungan yang penuh kedamaian adalah bagian dari rezeki yang Allah berikan kepada hamba-Nya. Sesungguhnya Allah telah menyiapkan rezeki bagi setiap makhluk-Nya. Namun, sebagai manusia, kita tetap diperintahkan untuk berikhtiar dalam menjemput rezeki tersebut. Salah satu ikhtiar terbaik yang dapat kita lakukan adalah dengan bersedekah. Sedekah tidak akan mengurangi harta, justru Allah menjanjikan balasan yang berlipat ganda bagi siapa saja yang ikhlas memberi di jalan-Nya. Karena sejatinya, siapa yang banyak memberi, insya Allah akan banyak menerima. Mari kita awali hari Jumat yang penuh berkah ini dengan bersedekah melalui BAZNAS Provinsi Papua sebagai bentuk kepedulian dan ikhtiar untuk meraih keberkahan hidup. Salurkan sedekah Anda melalui:?? https://papua.baznas.go.id/sedekah Atau melalui rekening berikut: BSI: 719.856.5754 Bank Muamalat: 881.001.9791 Bank Mandiri: 15.400.999.222.90 BRI: 03070.100.2902.303 Bank Papua: 1900.111.0000.14 BNI: 131.189.2706 Jangan lupa untuk mengirimkan bukti transaksi ke:Layanan BAZNAS Provinsi Papua???? wa.me/6282210297118 Semoga setiap sedekah yang kita keluarkan menjadi jalan turunnya keberkahan, ketenangan, dan rezeki yang tak terduga. Aamiin.
ARTIKEL21/01/2026 | Humas BAZNAS Provinsi Papua
Rajab Bulan Kebaikan: Saatnya Perbanyak Sedekah dan Infak
Rajab Bulan Kebaikan: Saatnya Perbanyak Sedekah dan Infak
Bulan Rajab merupakan salah satu bulan mulia dalam Islam, momentum terbaik untuk memperbanyak amal kebaikan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Melalui sedekah dan infak yang kita tunaikan, semoga keberkahan Allah tercurah, dosa-dosa diampuni, dan harapan kembali tumbuh bagi mereka yang membutuhkan. BAZNAS mengajak Sahabat Kebaikan untuk bersedekah setiap hari melalui berbagai program yang amanah dan tepat sasaran. Setiap rupiah yang dititipkan akan menjadi jalan kebaikan, menebar manfaat bagi umat, serta menguatkan solidaritas sosial. Mari bersedekah melalui program pilihan BAZNAS berikut: ?? Sedekah Palestina: baznas.go.id/bantupalestina ?? Sedekah Yatim: baznas.go.id/sedekahyatim ?? Sedekah Pendidikan: baznas.go.id/infakpendidikan ?? Infak BAZNAS: baznas.go.id/infakbaznas ?? Sedekah Jumat: baznas.go.id/sedekahbaznas ?? Sedekah Kesehatan: baznas.go.id/infakkesehatan ?? Sedekah Bencana: baznas.go.id/sedekahbencana ???? Layanan BAZNAS Provinsi Papua: wa.me/6282210297118 wa.me/62895402467379 Mari jadikan Rajab sebagai awal kebiasaan baik, karena kebaikan yang ditanam hari ini akan berbuah keberkahan di masa depan.
ARTIKEL20/01/2026 | Humas BAZNAS Provinsi Papua
Sedekah Produktif: Dari Kebaikan Menjadi Kemandirian Ekonomi Papua
Sedekah Produktif: Dari Kebaikan Menjadi Kemandirian Ekonomi Papua
Sedekah tidak hanya berhenti pada bantuan sesaat, tetapi dapat menjadi jalan lahirnya usaha, kemandirian, dan harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui Program Sedekah Produktif BAZNAS Provinsi Papua, sedekah yang kamu titipkan disalurkan untuk mendukung usaha kecil masyarakat, memberikan pendampingan usaha, serta memperkuat ekonomi umat secara berkelanjutan. Program ini hadir sebagai ikhtiar nyata untuk mendorong mustahik agar tumbuh, mandiri, dan berdaya. Mari ambil bagian dalam kebaikan yang terus tumbuh. Dari sedekahmu, ekonomi Papua bangkit dan berdaya. Salurkan sedekah terbaikmu melalui link: ?? s.id/papuamakmur Atau melalui rekening berikut: ?? BSI : 719.856.5754 ?? Bank Muamalat : 881.001.9791 ?? Bank Mandiri : 15.400.999.222.90 ?? BRI : 03070.100.2902.303 ?? Bank Papua : 1900.111.0000.14 ?? BNI : 131.189.2706 ?? Bank CIMB Niaga Syariah : 8600.150.82.500 ???? Layanan BAZNAS Provinsi Papua: wa.me/6282210297118
ARTIKEL20/01/2026 | Humas BAZNAS Provinsi Papua
Isra Mi’raj: Pengingat Shalat, Iman, dan Kepedulian Sosial
Isra Mi’raj: Pengingat Shalat, Iman, dan Kepedulian Sosial
Isra Mi’raj bukan sekadar perjalanan luar biasa Nabi Muhammad ?, tetapi juga peristiwa agung yang menjadi pengingat bagi umat Islam tentang pentingnya shalat sebagai tiang agama, keimanan yang kokoh, serta ketaatan kepada Allah SWT. Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, mari kita jadikan momentum untuk terus memperbaiki kualitas shalat, memperkuat iman dalam setiap langkah kehidupan, dan menumbuhkan kepedulian kepada sesama. ? Karena shalat mendekatkan kita kepada Allah SWT, ???? dan zakat menyempurnakan kepedulian kita kepada manusia. Semoga nilai-nilai Isra Mi’raj menginspirasi kita untuk menjadi pribadi yang lebih taat, peduli, dan bermanfaat bagi umat, khususnya dalam menebar kebaikan di Tanah Papua.
ARTIKEL20/01/2026 | Humas BAZNAS Provinsi Papua
Sedekah Kini Lebih Mudah dan Praktis Bersama Bersedekah.com
Sedekah Kini Lebih Mudah dan Praktis Bersama Bersedekah.com
Di era digital saat ini, berbuat kebaikan tidak lagi terhalang oleh jarak dan waktu. Kini, bersedekah dapat dilakukan dengan lebih mudah, cepat, dan praktis hanya melalui satu platform. Cukup kunjungi bersedekah.com, pilih program kebaikan yang ingin kamu dukung, lalu salurkan sedekah terbaikmu kapan saja dan di mana saja. Bersedekah.com merupakan platform resmi yang dikelola oleh BAZNAS, sehingga setiap sedekah yang kamu titipkan akan disalurkan secara amanah, transparan, dan tepat sasaran. Dana yang terkumpul digunakan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, mulai dari bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi umat. Bersama BAZNAS Provinsi Papua, mari tebarkan kebaikan tanpa batas. Karena dari satu klik kebaikan, akan lahir sejuta manfaat bagi mereka yang membutuhkan. Jadikan sedekah sebagai bagian dari gaya hidup, dan rasakan keberkahan dari setiap kebaikan yang kamu tunaikan.
ARTIKEL19/01/2026 | Humas BAZNAS Provinsi Papua
Layanan Ambulans Gratis BAZNAS Provinsi Papua, Hadir untuk Kemanusiaan Tanpa Batas
Layanan Ambulans Gratis BAZNAS Provinsi Papua, Hadir untuk Kemanusiaan Tanpa Batas
BAZNAS Provinsi Papua terus berkomitmen menghadirkan layanan kemanusiaan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui Program Layanan Ambulans Gratis. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian BAZNAS dalam membantu masyarakat yang membutuhkan layanan transportasi kesehatan, tanpa memandang latar belakang sosial, ekonomi, maupun golongan. Setiap perjalanan ambulans diharapkan tidak hanya menjadi sarana bantuan medis, tetapi juga menjadi jalan kebaikan dan amal jariyah bagi seluruh pihak yang terlibat. Kehadiran layanan ini merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS Provinsi Papua untuk selalu dekat dengan masyarakat dan hadir di saat-saat genting. BAZNAS Provinsi Papua mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendukung keberlangsungan program ini melalui infak dan sedekah terbaik. Dukungan dari para dermawan sangat berarti agar layanan ambulans gratis ini dapat terus beroperasi dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di Papua. Donasi dapat disalurkan melalui:s.id/ambulancepapua Atau melalui rekening resmi BAZNAS Provinsi Papua: BSI: 719.856.5754 Bank Muamalat: 881.001.9791 Bank Mandiri: 15.400.999.222.90 BRI: 03070.100.2902.303 Bank Papua: 1900.111.0000.14 BNI: 131.189.2706 Setelah melakukan donasi, masyarakat diimbau untuk mengirimkan bukti transaksi ke layanan BAZNAS Provinsi Papua melalui WhatsApp: wa.me/6282210297118 wa.me/62895402467379 Mari bersama-sama menebar kebaikan dan menjadi bagian dari hadirnya layanan kemanusiaan yang membawa harapan bagi sesama.
ARTIKEL22/12/2025 | Humas BAZNAS Provinsi Papua
Zakat Online BAZNAS Provinsi Papua, Mudah, Aman, dan Membawa Keberkahan
Zakat Online BAZNAS Provinsi Papua, Mudah, Aman, dan Membawa Keberkahan
Zakat merupakan amanah yang membawa keberkahan, baik bagi yang menunaikan maupun bagi mereka yang menerima manfaatnya. Untuk memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat, BAZNAS Provinsi Papua menghadirkan layanan zakat online yang praktis, aman, dan terpercaya. Kini, menunaikan zakat tidak lagi sulit. Cukup dengan satu klik melalui layanan zakat online BAZNAS Provinsi Papua, masyarakat dapat membersihkan harta, menyucikan jiwa, sekaligus memperkuat kepedulian sosial bagi masyarakat Papua. Dana zakat yang terhimpun akan dikelola secara profesional dan disalurkan tepat sasaran kepada para mustahik. BAZNAS Provinsi Papua mengajak seluruh masyarakat untuk segera menunaikan kewajiban zakat melalui:papua.baznas.go.id/bayarzakat Selain itu, zakat juga dapat disalurkan melalui transfer ke rekening resmi BAZNAS Provinsi Papua: BSI: 709.511.5831 Bank Muamalat: 881.002.0854 Bank Mandiri: 154.00.9992.2555 Setelah melakukan pembayaran zakat, masyarakat diimbau untuk mengirimkan bukti transaksi ke layanan BAZNAS Provinsi Papua melalui WhatsApp: wa.me/6282210297118 wa.me/62895402467379 Mari tunaikan zakat sebagai bentuk ketaatan, kepedulian, dan kontribusi nyata dalam mewujudkan kesejahteraan umat di Papua.
ARTIKEL22/12/2025 | Humas BAZNAS Provinsi Papua
Sedekah Jumat Bersama BAZNAS Provinsi Papua, Pupuk Kebaikan Raih Keberkahan
Sedekah Jumat Bersama BAZNAS Provinsi Papua, Pupuk Kebaikan Raih Keberkahan
Alhamdulillah, kita kembali dipertemukan dengan Hari Jumat, hari yang mulia dan penuh keberkahan. Pada hari istimewa ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal kebaikan, salah satunya dengan bersedekah. Sedekah menjadi sarana untuk memupuk kebaikan, membersihkan harta, serta menghadirkan keberkahan dalam kehidupan. Dengan bersedekah, kita tidak hanya membantu sesama yang membutuhkan, tetapi juga menanam pahala yang terus mengalir. BAZNAS Provinsi Papua mengajak seluruh masyarakat untuk menghidupkan Sedekah Jumat sebagai wujud kepedulian dan solidaritas sosial. Kini, menunaikan sedekah semakin mudah melalui layanan sedekah online maupun transfer ke rekening resmi BAZNAS Provinsi Papua. Sedekah dapat disalurkan melalui:papua.baznas.go.id/sedekah Atau melalui rekening: BSI: 719.856.5754 Bank Muamalat: 881.001.9791 Bank Mandiri: 15.400.999.222.90 BRI: 03070.100.2902.303 Bank Papua: 1900.111.0000.14 BNI: 131.189.2706 Bank CIMB Niaga Syariah: 8600.150.82.500 Setelah melakukan sedekah, masyarakat diimbau untuk mengirimkan bukti transaksi ke layanan BAZNAS Provinsi Papua melalui WhatsApp:wa.me/6282210297118 Semoga setiap sedekah yang kita tunaikan menjadi jalan kemudahan dalam melakukan amal kebaikan dan membawa keberkahan bagi kita semua. Aamiin.
ARTIKEL22/12/2025 | Humas BAZNAS Provinsi Papua
Sambutan Sambutan Buku Refleksi Satu Dekade BAZNAS Provinsi Papua
Sambutan Sambutan Buku Refleksi Satu Dekade BAZNAS Provinsi Papua
SAMBUTAN KETUA BAZNAS REPUBLIK INDONESIA Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Puji syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala, atas rahmat dan karunia-Nya, BAZNAS Provinsi Papua telah menjalani satu dekade perjalanan dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah guna meningkatkan kesejahteraan umat. Perjalanan ini tentu tidaklah mudah, namun dengan komitmen, sinergi, dan semangat pengabdian, BAZNAS Provinsi Papua terus berupaya mengoptimalkan perannya dalam memberdayakan mustahik dan memperkuat kelembagaan zakat di daerah ini. Indonesia memiliki potensi zakat yang sangat besar, termasuk di Papua, yang kaya akan sumber daya alam dan memiliki masyarakat dengan semangat gotong royong yang tinggi. Namun, realitasnya, tantangan dalam penghimpunan dan pendayagunaan zakat masih sangat kompleks. Salah satu tantangan utama adalah literasi zakat yang masih perlu ditingkatkan, terutama dalam pemahaman masyarakat tentang pentingnya zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi dan sosial. Selain itu, kondisi geografis Papua yang luas dan aksesibilitas yang terbatas menjadi tantangan tersendiri dalam distribusi zakat yang optimal. Selama satu dekade terakhir, BAZNAS provinsi Papua telah berupaya merancang berbagai program inovatif yang berbasis pada kearifan lokal dan kondisi spesifik wilayah. Melalui pendekatan yang terstruktur dan berbasis data, berbagai inisiatif pemberdayaan telah dilakukan, mulai dari program ekonomi produktif, pendidikan, hingga layanan kesehatan berbasis zakat. Perjalanan ini memberikan banyak pelajaran berharga tentang bagaimana zakat dapat menjadi solusi strategis dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua. Dalam konteks menyongsong Indonesia Emas 2045, peran BAZNAS provinsi Papua harus semakin diperkuat dengan strategi yang lebih adaptif dan inovatif. Transformasi digital dalam pengelolaan zakat, peningkatan literasi dan edukasi zakat, serta kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi kunci utama untuk menjawab tantangan di masa depan. Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, akademisi, dan sektor swasta menjadi penting dalam memastikan zakat dapat berkontribusi maksimal dalam pembangunan berkelanjutan di Papua. Kami menyadari bahwa masih banyak ruang untuk perbaikan dan peningkatan dalam pengelolaan zakat, baik dalam aspek penghimpunan, pengelolaan, maupun pendistribusian nya. Oleh karena itu, kami membuka diri terhadap kritik dan saran konstruktif dari berbagai pihak demi menyempurnakan strategi dan kebijakan zakat di Papua. Akhir kata, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam perjalanan satu dekade BAZNAS provinsi Papua. Semoga buku ini dapat menjadi refleksi sekaligus inspirasi bagi kita semua dalam membangun ekosistem zakat yang lebih baik. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MAKetua BAZNAS RI SAMBUTAN PJ. GUBERNUR PAPUA PERIODE TAHUN 2022-2024 Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh Selaku hamba beriman, mari kita panjatkan puji dan syukur kita ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas karunia-Nya kita dapat menyaksikan terbitnya buku, kumpulan tulisan tentang Baznas Provinsi Papua, merupakan hasil dari lomba menulis yang di selenggarakan oleh Baznas Provinsi Papua dengan tema "Refleksi Satu Dekade BAZNAS Provinsi Papua Menghadapi Tantangan Menyongsong Indonesia Emas 2045." Saya selaku Pj. Gubernur Papua periode 2022-2024, menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada BAZNAS Provinsi Papua yang telah berperan aktif dalam upaya meningkatkan budaya literasi di provinsi Papua khususnya di bidang pengelolaan ZIS. Dengan literasi yang baik, akan mendorong masyarakat mempelajari dan memahami seluk beluk pengelolaan zakat yang di syariatkan dalam agama Islam secara baik dan benar. Dengan hal tersebut, di harapkan masyarakat khususnya umat muslim di Provinsi Papua akan ikut berperan aktif memberikan dukungan untuk perkembangan dan kemajuan Baznas Provinsi Papua, sebagai lembaga resmi yang di bentuk oleh pemerintah yang memiliki fungsi melakukan pengelolaan zakat, infaq dan sedekah di mana salah satu tujuan utamanya adalah menyejahterakan masyarakat dan menanggulangi kemiskinan. Sebagai lembaga pemerintah yang berfungsi melakukan pengelolaan zakat, infak dan sedekah di Provinsi Papua, BAZNAS Provinsi Papua telah membuktikan perannya dalam membantu masyarakat tidak mampu, bahkan meliputi masyarakat yang tidak beragama Islam. Hal ini sangat menggembirakan, karena Baznas Provinsi Papua dalam pelaksanaan program-programnya telah mewujudkan praktek toleransi antar umat beragama yang sebenar-benarnya sekaligus menghilangkan sikap intoleran antar umat beragama menjadi persaudaran antar umat beragama sebangsa dan setanah air. Melalui buku ini, diharapkan BAZNAS Provinsi Papua semakin di kenal masyarakat luas, yang berdampak pada semakin besarnya dukungan kepada BAZNAS Provinsi Papua. Untuk itu pemerintah daerah memberikan dukungan kepada BAZNAS Provinsi Papua dan berharap BAZNAS Provinsi papua mengoptimalkan sinergitas dengan Pemerintah Daerah dan selalu konsisten dalam melaksanakan tugas dan fungsi nya untuk membantu masyarakat kurang mampu melalui pengelolaan ZIS yang profesional, efektif dan efisien. Wassalamu’alikum Warahmatullah WabarakatuhDr.H.M. Ridwan Rumasukun, SE., MM SAMBUTAN KEPALA KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI PAPUA "Refleksi Satu Dekade BAZNAS Provinsi Papua Menghadapi Tantangan Menyongsong Indonesia Emas 2045" Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat dan rahmat-Nya sehingga kita dapat menyaksikan terbitnya buku hasil lomba menulis yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua dengan tema yang sangat relevan dan visioner, yakni "Refleksi Satu Dekade BAZNAS Provinsi Papua Menghadapi Tantangan Menyongsong Indonesia Emas 2045." Saya menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Provinsi Papua yang telah berperan aktif dalam upaya meningkatkan literasi dan refleksi atas perjalanan satu dekade terakhir dalam pengelolaan zakat di Tanah Papua. Kegiatan lomba menulis ini bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk menuangkan gagasan, refleksi, serta harapan terhadap peran strategis zakat dalam membangun kesejahteraan umat, khususnya di Papua. Sebagai lembaga yang berperan dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan bahwa dana umat dapat disalurkan secara tepat guna dan berdaya guna. Dalam satu dekade terakhir, kita telah menyaksikan berbagai pencapaian yang telah diraih oleh BAZNAS Provinsi Papua, mulai dari program pemberdayaan ekonomi, bantuan sosial, hingga kontribusi dalam pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan. Bahkan, yang juga membanggakan, BAZNAS Provinsi Papua berhasil meraih berbagai penghargaan Nasional atas prestasi-prestasi kerja yang telah ditorehkan. Sebagaimana diketahui saat ini, Provinsi Papua telah mengalami pemekaran menjadi empat provinsi, yakni Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan. Pemekaran ini membawa tantangan baru bagi BAZNAS, terutama dalam memastikan bahwa pengelolaan zakat tetap berjalan efektif di setiap wilayah. Perlu adanya koordinasi yang lebih intensif, penguatan kelembagaan, serta inovasi dalam distribusi zakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat di seluruh wilayah baru hasil pemekaran. Keberlanjutan program yang telah dirintis juga harus menjadi perhatian agar tidak terjadi kesenjangan dalam pelayanan sosial dan pemberdayaan umat. Selain itu, Kementerian Agama memiliki peran dalam bersinergi dengan BAZNAS guna memelihara dan meningkatkan kerukunan umat beragama serta memperkuat moderasi beragama. Pengelolaan zakat yang baik bukan hanya berdampak pada kesejahteraan ekonomi umat, tetapi juga berkontribusi dalam memperkuat solidaritas sosial, toleransi, dan keharmonisan antarumat beragama. Dengan sinergi yang kuat antara Kementerian Agama dan BAZNAS, kita dapat memastikan bahwa zakat, infak, dan sedekah menjadi instrumen penting dalam membangun kehidupan beragama yang damai dan harmonis di Tanah Papua. Selain perannya dalam pengelolaan zakat, BAZNAS juga dapat berkontribusi dalam program sertifikasi halal yang dikelola oleh Kementerian Agama. Sertifikasi halal merupakan bagian penting dalam memastikan bahwa produk yang dikonsumsi masyarakat memenuhi standar kehalalan sesuai dengan syariat Islam. Sinergi antara BAZNAS dan Lembaga Penjamin Halal dapat membantu pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) untuk memperoleh sertifikasi halal melalui program pendampingan dan pembiayaan. Dengan demikian, tidak hanya meningkatkan kepercayaan konsumen Muslim, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi para pelaku usaha lokal di Papua. Dalam upaya memperluas manfaat zakat bagi masyarakat, sinergi antara BAZNAS dan pemerintah daerah juga menjadi faktor kunci. Pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam mendukung pengelolaan zakat yang lebih optimal, baik melalui regulasi, alokasi anggaran, maupun fasilitasi program-program pemberdayaan berbasis zakat. Kolaborasi antara BAZNAS dan pemerintah daerah dapat memperkuat upaya pengentasan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memastikan bahwa program zakat selaras dengan kebijakan pembangunan daerah. Dengan dukungan yang kuat dari pemerintah daerah, diharapkan distribusi zakat dapat lebih merata dan mampu menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Saya juga berharap agar sinergi antara BAZNAS dan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Provinsi Papua dapat semakin diperkuat. Wakaf, seperti halnya zakat, memiliki potensi besar dalam pembangunan ekonomi umat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi antara BAZNAS dan BWI dapat menghasilkan program-program strategis berbasis wakaf produktif, yang tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga membangun ketahanan ekonomi umat dalam jangka panjang. Dengan mengoptimalkan potensi zakat dan wakaf secara bersamaan, kita dapat menciptakan ekosistem ekonomi keumatan yang lebih kuat dan berkelanjutan. Sinergi dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), Lembaga Amil Zakat (LAZ), masjid- masjid, serta lembaga pendidikan juga perlu diperkuat. UPZ dan LAZ sebagai mitra BAZNAS memiliki peran penting dalam memperluas jangkauan pengumpulan dan pendistribusian zakat. Masjid-masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan juga dapat menjadi tempat edukasi dan penguatan literasi zakat bagi masyarakat. Sementara itu, lembaga pendidikan memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai zakat kepada generasi muda, sehingga kesadaran akan pentingnya zakat dan infak dapat tumbuh sejak dini. Dengan sinergi yang erat antara BAZNAS dan berbagai lembaga tersebut, pengelolaan zakat dapat semakin optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas. Sebagai penutup, saya menghimbau agar BAZNAS terus bersinergi dengan seluruh stakeholder, termasuk pemerintah, dunia usaha, akademisi, organisasi keagamaan, dan masyarakat luas. Kolaborasi yang erat dengan berbagai pihak akan mempercepat pencapaian tujuan zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat dan kesejahteraan sosial. Semoga upaya ini semakin memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga yang amanah, profesional, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Papua. Saya berharap bahwa kegiatan penulisan buku sebagai upaya literasi seperti ini dapat terus dijaga dan ditingkatkan penyelenggaraannya di masa mendatang. Literasi yang baik, terutama dalam bidang zakat dan pemberdayaan umat, akan memberikan dampak positif bagi peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya zakat sebagai instrumen pembangunan sosial dan ekonomi. Buku ini menjadi salah satu contoh nyata bagaimana gagasan dan refleksi dapat dituangkan secara sistematis untuk memperkaya wawasan dan pemahaman bersama. Oleh karena itu, saya mendorong agar kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin yang terus dikembangkan di Papua. Namun demikian, tantangan ke depan tentu tidaklah ringan. Dalam perjalanan menuju Indonesia Emas 2045, kita dihadapkan pada berbagai dinamika global dan nasional, termasuk perkembangan teknologi, perubahan sosial, serta kebutuhan akan inovasi dalam pengelolaan zakat agar semakin efektif dan transparan. Oleh karena itu, refleksi dan gagasan yang tertuang dalam buku ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan peran zakat dalam pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Saya juga mengucapkan selamat kepada para peserta yang telah berpartisipasi dalam lomba ini. Karya karya yang terkumpul menjadi bukti bahwa kesadaran akan pentingnya zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat semakin meningkat. Harapan saya, melalui buku ini, semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama semakin tumbuh di tengah masyarakat Papua. Akhir kata, saya mengucapkan selamat atas terbitnya buku ini. Semoga buku ini bermanfaat bagi para pembaca dan menjadi sumbangsih nyata dalam perjalanan BAZNAS Provinsi Papua menuju masa depan yang lebih gemilang. Mari kita terus bersinergi dalam membangun Papua yang lebih sejahtera dan berkeadilan melalui optimalisasi pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan umat. Terima kasih. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Shalom, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan. Pdt. Klemens TaranKepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua
ARTIKEL22/12/2025 | Humas BAZNAS Provinsi Papua
Dari Papua untuk Sumatra: BAZNAS Provinsi Papua Ajak Masyarakat Berdonasi untuk Kemanusiaan
Dari Papua untuk Sumatra: BAZNAS Provinsi Papua Ajak Masyarakat Berdonasi untuk Kemanusiaan
BAZNAS Provinsi Papua mengajak seluruh masyarakat untuk menyatukan kepedulian dan solidaritas kemanusiaan melalui gerakan donasi “Dari Papua untuk Sumatra”. Donasi ini ditujukan untuk membantu saudara-saudara kita di wilayah Sumatra yang terdampak bencana alam, seperti banjir bandang dan longsor. Setiap kebaikan yang disalurkan hari ini menjadi harapan bagi mereka untuk bangkit esok hari. Melalui BAZNAS, donasi yang diberikan akan dikelola secara amanah, transparan, dan tepat sasaran guna meringankan beban para penyintas bencana. Masyarakat dapat berpartisipasi dengan menyalurkan donasi terbaik melalui link resmi:papua.baznas.go.id/sedekah Selain itu, donasi juga dapat disalurkan melalui rekening berikut: BSI: 719.856.5754 Bank Muamalat: 881.001.9791 Bank Mandiri: 15.400.999.222.90 BRI: 03070.100.2902.303 Bank Papua: 1900.111.0000.14 BNI: 131.189.2706 Untuk informasi dan layanan lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi BAZNAS Provinsi Papua melalui WhatsApp di wa.me/62895402467379. Mari bersama-sama hadirkan kepedulian dan menjadi bagian dari gerakan kebaikan untuk Sumatra. Dari Papua, kita kirimkan doa dan harapan.
ARTIKEL22/12/2025 | Humas BAZNAS Provinsi Papua
BAZNAS Provinsi Papua Raih TOP DIGITAL Awards 2025, Bukti Transformasi Digital Berkelanjutan
BAZNAS Provinsi Papua Raih TOP DIGITAL Awards 2025, Bukti Transformasi Digital Berkelanjutan
Alhamdulillah, BAZNAS Provinsi Papua kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih TOP DIGITAL Awards 2025. Pada ajang bergengsi ini, BAZNAS Provinsi Papua berhasil memperoleh dua penghargaan sekaligus, yaitu TOP DIGITAL Implementation #Stars 4 dan TOP Leader on Digital Implementation 2025. Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas komitmen BAZNAS Provinsi Papua dalam menerapkan transformasi digital secara konsisten dan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Implementasi digital yang dilakukan tidak hanya mendukung efisiensi kerja, tetapi juga memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. BAZNAS Provinsi Papua menyampaikan terima kasih atas apresiasi dan kepercayaan yang diberikan oleh seluruh pihak. Capaian ini menjadi penyemangat untuk terus berinovasi, beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta menghadirkan layanan yang semakin mudah, cepat, dan tepat sasaran bagi masyarakat Papua. Ke depan, BAZNAS Provinsi Papua berkomitmen untuk terus mengembangkan sistem digital sebagai bagian dari upaya mewujudkan pengelolaan zakat yang modern, profesional, dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat.
ARTIKEL22/12/2025 | Humas BAZNAS Provinsi Papua
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Papua.

Lihat Daftar Rekening →